Asyiknya menikmati Kuliner Tradisional di Kali Klepu Pacitan

  • Bagikan
Menikmati Kuliner Tempo Dulu di Kali Klepu
Menikmati Kuliner Tempo Dulu di Kali Klepu

Pacitan, MADIUNRAYA.com
Sambil menikmati Lontong Pecel, Mbah Sus, panggilan akrab Susianto, warga Desa Kasihan Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan ini terlihat sumringah.

Tidak tanggung-tanggung, dua porsi Lontong Pecel dilahabnya dengan bersih. Secangkir kopi bubuk, gorengan bakwan, lentho dan sundukan telor puyuh secara bergantian diambilnya.

Pun dengan sang Isteri, Sunartin yang juga tampak lahab menikmati Sego Bakar.
Sementara anak dan cucunya juga terlihat asyik menikmati makanan tradisonal yang ada di tempat itu.

Mereka berkuliner di Kali Klepu yang terletak di Dusun Waru, Desa Karanganyar, Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan.

“Walaupun saya dari desa mas, namun kuliner yang ada dan suasana disini sangat menarik. Selain ditata dengan indah, rasa kulinernya juga mantap. Apalagi diiringi dengan gending jawa, sambil menyeruput kopi, serasa kembali ke masa lampau,” Ucap Mbah Sus, Ahad (03/07/2022).

Menurut Mbah Sus, pihak pengelola bisa menyatukan unsur alam, budaya dan kuliner secara apik.
“Walaupun tempat seperti ini banyak di Pacitan, namun pengelola disini bisa mengambil hati para wisatawan yang ingin merasakan wisata tempo dulu. Apalagi para pedagang menggunakan jarik dan kebaya, uang yang dipakai juga berupa koin yang identik dengan uang kuno. Ini sangat menarik,” lanjutnya.

Mbah Sus juga menambahkan bahwa anak-anak dan kaum remaja juga senang berada ditempat itu.
“Kalau yang tua bernostalgia, yang remaja bisa foto-foto selfie, anak-anak bisa ciblon atau berenang disini mas. Keren pokoknya,”tambah Purna Guru itu.

Lebih lanjut Mbah Sus berharap agar pengelola tetap bisa menjaga kualitas dan pelayanan bagi wisatawan.

“Ini bisa menjadi pelengkap bagi wisatawan yang hendak berlibur ke Pacitan. Ada Pantai, Gua, Air Panas, Sejarah, Religi dan ini Wisata Tempo Dulu. Pas bagi orang-orang Kota yang merindukan suasana Tradisional. Semoga pengelola bisa menjaga kualitas dan kenyamanan bagi para wisatawan.” Tutup Mbah Sus. (yah/gin).


Peliput : Yahya Ali Rahmawan
Pennyunting : Agin Wijaya

  • Bagikan