,

Sapinya Mati, Pemuda di Pudak menangis Pilu

oleh -Dibaca oleh : 30110 Pemirsa
Dwi Setyono menangisi sapinya yang sekarat dan akhirnya mati
Dwi Setyono menangisi sapinya yang sekarat dan akhirnya mati

Ponorogo, MADIUNRAYA.com
Seorang pemuda di Desa Pudak Kulon, Dwi Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo menangis histeris setelah sapinya mati karena wabah PMK.

Pemuda itu bernama Dwi Setyono terlihat menangis setelah sapinya sekarat dan videonya viral di Media Sosial.

“Kamu kok diam saja, apa tidak kasihan yang selama ini melayani kamu,” ucapnya dalam bahasa Jawa dan sambil menangis.

Dwi juga terlihat menggendong seekor Anak Sapi yang ditinggal mati induknya.

“Tolong bersuara lah. Semua kebutuhan kamu saya cukupi,” teriaknya.

Sontak video tersebut menjadi viral dan membuat miris netizen.

Seperti yang disampaikan oleh Ari Findra, seorang warga Ponorogo.

“Kasihan mas, tetapi bagaimana lagi. Saat ini memang sedang wabah PMK. Kalau terlambat pengobatan bisa fatal.” Ucapnya.

Seperti diketahui, saat ini di Kecamatan Pudak Kabupaten Ponorogo wabah PMK mengalami klimaksnya.

Lebih 7000 ekor sapi terjangkit dan 500 lebih sapi diketahui mati.

Sementara Pemkab Ponorogo terus berupaya maksimal untuk menekan dan mengobati ternak yang terjangkit PMK. (red)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.