,

Raih 6 Emas, Atlet Ponorogo jadi Juara Umum Jujitsu Porprov Jawa Timur

oleh -Dibaca oleh : 30798 Pemirsa
Kontingen Cabor Jujitsu asal Kabupaten Ponorogo yang menjadi Juara Umum dalam Porprov VII Jatim tahun 2022
Kontingen Cabor Jujitsu asal Kabupaten Ponorogo yang menjadi Juara Umum dalam Porprov VII Jatim tahun 2022

Lumajang, MADIUNRAYA.com
Luar Biasa, kontingen Kabupaten Ponorogo menjadi Juara Umum cabang olahraga Jujitsu dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Tahun 2022 Jawa Timur.

Menurut Pelatih Jujitsu Ponorogo, Dimas Aji Saputro yang mengatakan bahwa hasil ini diluar ekspetasi.
“Kami ditargetkan membawa pulang dua medali emas oleh KONI Ponorogo, namun kami berjuang maksimal hingga memperoleh enam medali emas, satu perak dan empat perunggu,” jelasnya, Kamis (30/06/2022).

Enam medali emas Ponorogo tersebut, Kata Dimas, masing-masing dipersembahkan Steefanny Kinky (fighting putri U45 dan newaza putri U45), Eka Fatmasari (fighting putri U62), Ma’ruf Badrudin (fighting putra U69 dan newaza putra U69), serta Deva Bagus Setyo Wicaksono (newaza putra U62).

“Alhamdulillah hasil ini melebihi ekspektasi. Karena targetnya dua emas. Mungkin karena doa dan dukungan pemerintah kabupaten dan masyarakat Ponorogo,” jelasnya.

Walaupun ditargetkan hanya 2 medali emas, Jujitsu Ponorogo sendiri ingin menjadi cabor andalan dan menjadi lumbung medali bagi Ponorogo.

“Karena Ponorogo merupakan tempat pertama kalinya Jujitsu berkembang di Indonesia. Jadi kami bekerja keras agar nama Ponorogo tidak disepelekan dan maju,” tambahnya.

Lebih lanjut Dimas menyatakan hasil ini menjadi modal berharga untuk menyambut Porprov VIII yang rencananya dihelat pada 2023 mendatang. Apalagi mayoritas atlet Jujitsu Ponorogo masih menjadi andalan.

“Kebetulan dari 13 atlet yang tidak mendapat medali ada lima orang. Yang tidak bisa ikut Porprov berikutnya hanya dua atlet. Yang lainnya bisa. Insya Allah (target) bisa lebih dari sekarang,” sebutnya.

Capaian ini menahbiskan Ponorogo yang disebut-sebut sebagai cikal bakal pendiri Jujitsu Indonesia. Ponorogo berhasil mengumpulkan enam medali emas, satu perak dan empat perunggu. Di posisi kedua ada Kabupaten Blitar dengan tiga emas, empat perak, dan dua perunggu. Menguntit di peringkat ketiga ada Kota Surabaya yang meraih tiga emas, dua perak dan empat perunggu. (red)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.