Angin Kencang disertai Hujan Deras, beberapa Rumah dan Mobil di Desa Karanggebang tertimpa Pohon

  • Bagikan

Ponorogo – MADIUNRAYA.COM

Akibat hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu tanggal 15 Januari 2021 pukul 14.30 Wib, wilayah Jetis mengakibatkan beberapa rumah penduduk di Desa Coper Jetis tertimpa pohon dan mengakibatkan kerusakan.

Menurut Kapolsek Jetis, AKP Slamet Kariwohono, pihaknya mencatat beberapa korban rumah yang tertimpa pohon di Desa Coper.

“Yang pertama, Supriyono, (52), swasta, RT. 03 RW. 01 Dukuh Coper Kidul (rumah tertimpa pohon jati dengan kerugian material 5 juta, tidak ada korban jiwa),” ucap Kapolsek, Ahad (16/01/2022).

Yang kedua, korban atas nama Didik Budiarto (46), swasta , alamat Dukuh Coper Kulon RT. 02/ 01 ( kerusakan mobil pick – up tertimpa pohon jati , kerugian material 15 juta, tidak ada korban jiwa).

“Yang ketiga, Rumah Ibu Surti (54), swasta, alamat Dukuh Coper Kulon Desa Coper ( rumah tertimpa pohon mahoni, pada saat kejadian rumah kosong, kerugian material 5 juta), kemudian yang keempat rumah Nahrudin, (58), swasta, alamat Dukuh Coper Kulon RT.01/01 (kamar mandi dan teras mushola tertimpa pohon jati , kerugian material 5 juta , tidak ada korban jiwa, kemudian yang ke lima Kateno, (60), swasta, alamat RT.02/02 Dukuh Ngrayut Desa Coper (teras rumah tertimpa pohon jati , kerugian material 1 juta, tidak ada korban jiwa,” jelas AKP Slamet Kariwohono.

Untuk kronologisnya, kejadian itu Kapolsek Jetis menyampaikan bahwa pada hari Sabtu tgl 15 Januari 2022 jam 14.30 Wib, wilayah Jetis hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan beberapa rumah penduduk dan mobil warga di Desa Coper tertimpa pohon yg roboh. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat ini warga masyarakat membantu membersihkan pohon yang roboh dibantu petugas BPBD Kabupaten Ponorogo,” urai AKP Slamet Kariwohono.

Dalam kesempatan itu Kapolsek menghimbau agar warga masyarakat selalu waspada saat cuaca ekstrem. “Berlindung ditempat yang aman saat hujan deras dan angin kencang dan jangan berada dibawah pohon atau bangunan yang diperkirakan bisa roboh.” Pungkas AKP Slamet Kariwohono. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan
Penyunting : Agin Wijaya

  • Bagikan