Jaga Kondusifitas, Wali Kota Madiun tak mengijinkan Parapatan Luhur P-16 di Kota Madiun

oleh -Dibaca oleh : 20148 Pemirsa
Wali Kota Madiun tidak mengijinkan Parluh di Kota Madiun
Wali Kota Madiun tidak mengijinkan Parluh di Kota Madiun

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Permintaan untuk menggelar Parapatan Luhur PSHT P-16 disikapi oleh Pemerintah Kota Madiun bersama Forkopimda yang kembali menggelar rapat koordinasi untuk membahas rencana tersebut.

Namun setelah rapat koordinasi, seluruh anggota rapat sepakat dengan keputusan awal. Yakni, menolak memberikan ijin dan mengutamakan kondusifitas di Kota Madiun.

Menurut Wali Kota Madiun, H Maidi, semua kegiatan  yang akan digelar di Kota Madiun harus merujuk pada level PPKM. “Kegiatan yang membawa efek kurang baik, meski taat prokes, tetap tidak boleh. Kami tolak,’’ tegasnya saat diwawancarai setelah rakor di GCIO Kota Madiun, Senin (11/10).

Keputusan tersebut, menurut wali kota, bukan tanpa alasan. Sebab, di dalam tubuh PSHT saat ini masih ada dua kubu yang berseteru. “Karenanya, Forkopimda khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat Parapatan luhur berlangsung,”Tambah Wali Kota Maidi.

Lebih lanjut, wali kota mengungkapkan, saat ini Kota Madiun sedang dalam keadaan berduka. “Tak sedikit warga yang kehilangan sanak saudara dan orang-orang tercinta akibat pandemi Covid-19. Tak hanya itu, upaya menggenjot perekonomian juga seringkali terkendala akibat kasus Covid-19 yang naik-turun,”Jelas Wali Kota Maidi.

Untuk itu, wali kota meminta semua pihak untuk memberikan empati, khususnya bagi para korban pandemi Covid-19. “Mari kita sama-sama menyadari pentingnya menjaga kondusifitas kota.” Pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan bahwa PSHT hasil Parapatan Luhur tahun 2016 dibawah kepemimpinan Kang Mas Taufik berencana menggelar Parapatan Luhur tahun 2021 di Padepokan Agung PSHT di Kota Madiun. (Red)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.