Ngeri, Batu Besar terjang Dua Rumah Di Desa Bomo, Punung Pacitan

oleh -Dibaca oleh : 201.204 Pemirsa
Batu besar terjang rumah warga Desa Bomo, Punung, Pacitan, Ahad (17 Januari 2021) dini hari
Batu besar terjang rumah warga Desa Bomo, Punung, Pacitan, Ahad (17 Januari 2021) dini hari

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Tembok dua rumah milik Jarno (60 tahun) dan Sogimun (59 tahun), warga di RT 02 RW 04 Dusun Bomo Desa Bomo Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan jebol di terjang batu besar yang tiba-tiba longsor dari Gunung di belakang rumahnya.

Menurut keterangan Wiwin anak pemilik rumah yang menjelaskan bahwa kejadian tersebut tiba-tiba terjadi dan batu tersebut menerjang dua rumah yang berdampingan sekira pukul 01.00 dini hari.

“Kejadiannya secara tiba-tiba, terdengar suara gemuruh dari atas gunung dan batu besar sudah menerjang rumah bagian kamar dan dapur, serta ruang tamu di rumah sebelahnya,”ucap Wiwin kepada pewarta, Ahad (17/01/2021).

Padahal menurut Wiwin, di kamar ada Ibu dan anaknya yang sedang tidur pulas. “Alhamdulillah batu tersebut tidak menimpa keduanya, hanya mengalami luka sedikit di bagian kepala, padahal batu besar itu sampai di atas kasur,”Lanjutnya dengan sedih.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, tiga keluarga yaitu Jarno (60 tahun), Sukatno (44 tahun) serta Sogimun (59 tahun) sementara waktu mengungsi di rumah keluarganya.

Mengetahui kejadian tersebut warga setempat beramai-ramai membantu mengevakuasi 3 kepala keluarga tersebut. Pagi harinya, warga bersama Pemdes Bomo, Koramil, Polsek membersihkan material yang ada.

“Setelah mendapat laporan warga saya langsung kelokasi kejadian dan melihat ke atas gunung. Di karenakan masih banyak batu-batu besar yang masih bisa longsor dan akan berbahaya bagi warga yang ada di bawah gunung tersebut, maka mereka kita evakuasi ke tempat yang lebih aman,”jelas Suratmi, Kepala Desa Bomo.

Saat ini, lanjut Suratmi, batu-batu besar yang siap longsor dari atas gunung, kita carikan solusinya agar tidak longsor. “Bersama Camat dan dari BPBD Pacitan kita pastikan agar batu yang diatas tidak turun ke bawah, sementara ini warga berusaha dengan alat seadanya membuat penahan sementara.”Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.