Hari ini 4 orang Positif Covid 19 di Ponorogo, 1 orang Sembuh

oleh -2.475 views
Bupati Ipong Muchlissoni saat menyampaikan keterangan didepan wartawan
Bupati Ipong Muchlissoni saat menyampaikan keterangan didepan wartawan

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Bupati Ponorogo kembali mengumumkan perkembangan Covid 19 di Kabupaten Ponorogo, Senin (29/06/2020).

Affiliate banner Unlimited Hosting Indonesia

Melalui Broadcast WA, Bupati Ipong Muchlissoni menyampaikan ada satu pasien yang sembuh Covid 19. “Alhamdulillah, hari ini pasien nomor 38, perempuan, asal Balong, dinyatakan sembuh setelah hasil swab PCR nya 2x berturut-turut negatif. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu kesembuhan pasien tersebut,” Ucap Bupati Ponorogo.

Namun dengan penuh keprihatinan hari ini kembali saya kabarkan bahwa terdapat penambahan 4 kasus baru Covid 19, yang 3 di antaranya merupakan kasus impor dari Surabaya. “Mereka adalah Perempuan, berusia 48 tahun, dari Desa Ngrayun, datang dari Surabaya tanggal 23 Juni 2020. Selama ini yang bersangkutan bekerja di Surabaya, majikannya meninggal karena COVID-19. Sepulang dari Surabaya langsung swab untuk pemeriksaan PCR dan hari ini didapatkan hasil positif. Sejak datang dari Surabaya, yang bersangkutan melakukan isolasi mandiri,” Jelas Bupati Ponorogo.

Selanjutnya, perempuan, berusia 51 th, dari Kelurahan Ronowijayan (Siman). “Seorang ibu rumah tangga, namun aktif bersosialisasi. Tanggal 24 Juni melakukan RDT karena akan pergi ke Palangkaraya, didapatkan hasil reaktif. “Kemudian dilakukan swab untuk pemeriksaan PCR, hari ini didapatkan hasil positif. Ibu ini sangat aktif bersosialisasi. Dalam 2 minggu terakhir sempat mengikuti acara arisan, pertemuan makan-makan bersama, dan kegiatan lain yang sehingga kami temukan tracing lebih dari 30 orang, yang akan dilakukan pemeriksaan swab dan rapid test,” Lanjut Bupati Ipong Muchlissoni.

Yang ketiga adalah Laki-laki, berusia 53 tahun, asal Desa Baosan Lor (Ngrayun). “Selama ini tinggal di Surabaya, berjualan tahu di pasar. karena sakit dan hampir seluruh RS di Surabaya overload, maka beliau dijemput oleh anaknya dan langsung dibawa ke RSUD. Hasil pemeriksaan didapatkan gambaran rontgent pneumoni, dan hari ini didapatkan hasil pemeriksaan swab PCR positif,” Terang Bupati Ponorogo.

Yang keempat, perempuan, berusia 16 tahun, asal Desa Dayakan (Badegan). “Minggu lalu pasien ini berangkat ke Surabaya menggunakan travel, untuk bekerja di Surabaya. Sampai di Surabaya oleh calon majikannya dilakukan screening pemeriksaan RDT antibody dan swab PCR, didapatkan hasil positif. Dan oleh majikannya pasien ini dipulangkan ke Ponorogo. Setelah ditelusur, 2 minggu sebelumnya kakaknya datang dari Brebes dan dia juga sempat pergi ke Purwantoro. Saat ini sudah ditemukan 8 orang kontak erat, mulai dari keluarga hingga sopir travel yang mengantar ke Surabaya, dan akan dilakukan swab PCR dan pemeriksaan RDT,” Urai Bupati Ipong Muchlissoni.

Bupati juga menyebutkan bahwa import case kembali menambah jumlah kasus COVID19 di Ponorogo tercinta. “Untuk itu, kembali saya ingatkan, kepada seluruh warga Ponorogo, mohon disampaikan kepada saudara-saudaranya, keluarganya, ataupun temannya yang saat ini di luar kota terutama di zona merah, mohon untuk tetap disiplin melakukan protokol kesehatan dan tidak pulang ke Ponorogo sampai kondisi aman. Lindungilah seluruh saudara dan keluarga kita yang ada di rumah. Bentuk cinta dan kasih sayang kepada keluarga yang ada di rumah adalah dengan bedisiplin terhadap protokol kesehatan, dan menunda kepulangan,” Ujarnya.

Begitu juga dengan warga Ponorogo yang saat ini di Ponorogo, kurangi kegiatan kumpul-kumpul, bergerombol, bersosialita, jika belum mampu menjaga diri dengan patuh terhadap protokol kesehatan.”Jangan melakukan kegiatan-kegiatan ke luar rumah, bertemu orang banyak, jika belum paham betul bagaimana norma atau kebiasaan baru yang harus kita lakukan.Jangan merasa tidak ada keluhan, kemudian jumawa merasa sehat padahal siapapun beresiko menularkan atau tertular COVID19. Tentunya masih ingat tentang penjelasan OTG yang beberapa waktu lalu saya sampaikan,” Tandas Bupati Ipong Muchlissoni.

Bupati berharap disiplin terhadap protokol kesehatan terus dilakukan yang merupakan kunci memutus rantai penularan COVID-19. “Sering cuci tangan pakai sabun, pakai masker ketika berada di tempat umum dan berinteraksi dengan orang lain, jaga jarak minimal 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain, tingkatkan imunitas tubuh dengan olahraga dan gembira, berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” Kata Bupati Ipong Muchlissoni.

Dengan demikian, data kasus COVID19 di Ponorogo per hari ini total 43 orang yang positif Covid 19. “Yang sembuh 30 orang, isolasi di Rumah Sakit 11 orang, meninggal 2 orang. Penanganan COVID19, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Tapi hal ini merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Mari bahu membahu dan bersatu melawan COVID19.” Pungkas Bupati Ipong Muchlissoni. (Yah/Gin)

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tinggalkan Balasan