Mudik dari Surabaya, Warga Kertosari Babadan Positif Corona

oleh -1.794 views
Bupati Ipong Muchlissoni saat menyampaikan keterangan didepan wartawan
Bupati Ipong Muchlissoni saat menyampaikan keterangan didepan wartawan

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Bupati Ponorogo, Kamis malam (25/06) mengumumkan adanya penambahan kasus Covid 19.

Affiliate banner Unlimited Hosting Indonesia

Melalui broadcast WA, Bupati Ipong Muchlissoni menyampaikan hal itu.
“Warga Ponorogo yang saya cintai, hari ini kembali terdapat penambahan 1 kasus positif yang kita dapatkan dari imported case. Seorang perempuan, berusia 25 tahun, berasal dari Kertosari (Babadan), sehari – hari bekerja di Surabaya,”Ucap Bupati Ponorogo.

Sekitar 3 hari yang lalu yang bersangkutan pulang dari Surabaya, “Dia mengeluh demam dan batuk kemudian berobat ke RSUD. Berdasarakan pemeriksaan saat itu didapatkan pneumoni bilateral dan Rapid Test Antibody Reaktif. Setelah dilakukan pemeriksaan PCR terhadap swab tenggorokan, hari ini didapatkan hasil positif COVID-19, ” Ungkap Bupati Ipong Muchlissoni.

Bupati sangat menyayangkan kenapa pasien ini memilih pulang dalam keadaan sakit, dan justru tidak memilih untuk tetap berobat di Surabaya sampai sembuh. “Karena hal ini dapat beresiko menularkan kepada orang lain, bisa saja menularkan orang yang dekat dengannya selama perjalanan, juga keluarganya yang di rumah. Kemungkinan hal ini terjadi karena saat ini seluruh RS di kota besar penuh dengan pasien COVID-19. Bahkan beberapa RS terpaksa menutup pelayanan dikarenakan sudah overload. Hal ini bukan tidak mungkin terjadi di Ponorogo, apabila kondisi di kota-kota besar tersebut tidak dapat dikendalikan, sehingga orang – orang yang sakit disana, kembali ke daerah asal masing-masing, ” Terang Bupati Ponorogo.

Bupati juga menambahkan kasus Covid 19 akan terus terjadi jika ditambah dengan kurangnya kedisiplinan kita dalam menerapkan protokol kesehatan. “Tentunya bukan hal seperti itu yang kita harapkan. Untuk itu saya himbau kepada seluruh warga Ponorogo, untuk mengingatkan saudaranya yang berada di luar kota, untuk tetap menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Tunda dulu kepulangan ke Ponorogo jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak. Apalagi jika dalam kondisi sakit, mohon untuk tetap di sana dan berobat sampai sembuh. Mari saling menjaga satu sama lain. Mari melindungi keluarga dan saudara-saudara kita yang ada di Ponorogo, ” Ujar Bupati Ipong Muchlissoni.

Kepala Kepala Desa atau Lurah dan seluruh perangkatnya beserta Ketua RT/RW saya harap untuk meningkatkan kewaspadaan dan monitoring keluar masuknya orang di wilayahnya. “Supaya penambahan kasus COVID-19 terutama yang berasal dari imported case bisa dihambat. “Di sisi lain, Alhamdulillah hari ini terdapat 1 orang pasien yang dinyatakan sembuh yaitu pasien no. 24, laki- laki, yang beralamat di Surodikraman (Ponorogo). Semoga 11 orang lainnya segera menyusul sembuh.” Pungkas Bupati Ponorogo. (Yah/Gin)

Tinggalkan Balasan