Walikota Madiun berharap perusahaan di Madiun raih Zerro Accident dan terapkan Manajemen K3

oleh -90 views
Walikota Madiun dalam Madiun Safety Forum & Exhibition di Hotel Aston. (Foto - Yahya)
Walikota Madiun dalam Madiun Safety Forum & Exhibition di Hotel Aston. (Foto - Yahya)

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Mendapatkan prestasi sebagai pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja terbaik VIII se Jawa Timur, Walikota Madiun, Maidi terus mengajak kepada perusahaan yang ada di Kota Madiun untuk terus berbenah.

“Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal wajib yang tidak bisa ditawar lagi menuju Zerro Accident, ini harus kita dorong terus supaya perusahaan yang ada di Kota Madiun mencapai hal itu,”Ucap Walikota Maidi saat membuka Madiun Safety Forum & Exhibition di Hotel Aston, Rabu (05/02/2020).

Walikota Maidi juga menyampaikan bahwa perusahaan harus eksis, begitu pula dengan karyawannya. “Jika hal itu terjadi maka akan ada hak dan kewajiban yang seimbang dan akhirnya memunculkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3, saya sangat berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, nanti Disnaker akan menindaklanjuti kegiatan ini dengan menginventarisir perusahaan mana yang sudah menerapkan managemen K3, indikator apa yang belum dipenuhi bagi perusahaan yang belum menerapkan managemen K3 dan terus akan kita bina,” urai Walikota Madiun.

Apabila budaya K3 ini dapat dilaksanakan, kata Walikota Maidi, maka Pemerintah Kota akan lebih mudah dalam mencapai program pembangunan. “Jika karyawannya sehat, program yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Madiun akan lebih mudah untuk dicapai, dan ini adalah harapan kita semua.”Pungkas Walikota Maidi.

Sementara menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Madiun, Suyoto dalam wawancaranya menjelaskan bahwa baru 18 perusahaan di Kota Madiun yang mendapatkan zerro accident dan menerapkan Sistem Manajemen K3. “Arahan dari Bapak Walikota, kita (Disnaker) untuk terus mendampingi perusahaan di Kota Madiun yang belum menerapkan Sistem Managemen K3, jumlahnya masih ratusan yang belum dan tahun ini kita menargetkan 25-30 perusahaan yang menerapkan Sistem Managemen K3, apabila itu terpenuhi maka Kota Madiun akan naik peringkatnya, dari VIII menjadi VI atau VII di Jawa Timur tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” Jelas Suyoto.

Kepala UPT PLN Kota Madiun, Suyitno yang menjadi penyelenggara Madiun Safety Forum & Exhibition menerangkan bahwa pihaknya menjadi pionir dalam forum K3 di Kota Madiun. “Kedepan ya bergantian, hari ini kita mengundang puluhan perusahaan di Kota Madiun untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang K3, harapannya adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja tetap menjadi prioritas.” Ujarnya.

Madiun Safety Forum & Exhibition yang berlangsung di Hotel Aston mengambil tema “Leadership to Bulid Safety Culture in Industrial Revolution of 4.0”. (Adv/Yah/Gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *