Buka PeceLand Chinese New Year Festival, Walikota Madiun larang warga Tionghoa rayakan Imlek diluar Kota Madiun

oleh -285 views
Walikota Madiun saat membuka Pecelland Chinese New Year Festival di Jalan Batanghari Kota Madiun
Walikota Madiun saat membuka Pecelland Chinese New Year Festival di Jalan Batanghari Kota Madiun

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Walikota Madiun, Maidi, membuka PeceLand Chinese New Year Festival di Jalan Batanghari Kota Madiun, Rabu sore (22/01/2020).

Menurut Walikota Madiun dalam sambutannya, Festival tersebut digelar dalam rangka menyambut perayaan Hari Raya Imlek yang jatuh pada Sabtu (25/01) mendatang. “Kalau biasanya warga Tionghoa dalam merayakan Imlek pergi ke Hongkong, Macau dan China, paling dekat ke Solo, maka mulai tahun ini saya melarang hal itu, kenapa ? karena Kota Madiun harus memiliki kegiatan untuk merayakan Imlek,” terang Walikota Maidi.

Kota Madiun, lanjut Walikota, harus menjadi pusat dari 6 Kabupaten lain di Mataraman. “Ada 4 juta penduduk yang harus datang ke Kota Madiun melalui kegiatan dan festival seperti Festival dalam rangka merayakan Imlek ini, tahun depan kita rancang ada festival Barongsai Nasional disini, maka secara otomatis banyak yang akan datang kesini, Kota Madiun menjadi ramai dan kegiatan perekonomian akan meningkat,” Lanjut Walikota Maidi.

Walikota Maidi bersama Forkopimda Kota Madiun saat berfoto bersama dengan Paguyuban Barongsai Kota Madiun.

Festival ini harus menjadi pemersatu antar warga di Kota Madiun, kata Walikota Maidi. “Karena kekayaan budaya kita sudah berlangsung sejak ratusan tahun, Masjid Kuncen yang dibangun pada tahun 1500 an, Klenteng yang dibangun pada tahun 1700 an dan Gereja yang dibangun pada tahun 1800 an menjadi warna yang indah apabila kita bisa memeliharanya.” Pungkas Walikota Madiun itu.

Usai melakukan prosesi pengguntingan pita sebagai tanda dibukanya festival tersebut, Walikota mengunjungi stand pameran di Kampung Pecinannya Kota Madiun itu. Aneka kuliner khas China tersedia dalam kegiatan yang akan berlansung 5 hari kedepan itu.

Warna merah mendominasi kegiatan yang disemarakkan dengan pertunjukan barongsai, seni khas Tionghoa. Gong Xi Fat Cai. (Yah/Gin).

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *