Pilbup Ponorogo 2020, Ipong – Jarno pecah Kongsi?

oleh -92 views

Ponorogo Portalnews Madiun Raya
Jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo tahun 2020, konstelasi politik di Bumi Reyog semakin memanas.

Hal itu terlihat dari pecahnya pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo saat ini, Ipong Muchlissoni dan Soedjarno. Dimana mereka saat ini berniat maju mencalonkan diri sebagai Calon Bupati.

Memanas nya hubungan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo saat ini disayangkan oleh mantan Ketua Tim Pemenangan Ipong-Jarno di Pilbup Ponorogo 2015 silam, Supriyanto.

Menurut Supriyanto, sebenarnya pasangan Ipong Muchlissoni dan Soedjarno merupakan pasangan yang sangat ideal. “Yang satu masih muda dan selalu bergerak cepat dan wakilnya agak sepuh namun teliti karena lama di birokrasi, dan hasil kerjanya sekarang bisa kita lihat, pembangunan infrastruktur, SDM dan pengelolaan daerah yang cukup baik, sangat disayangkan bila beliau berdua lalu pecah kongsi di Pilbup 2020 ini, ” Ujar Politisi Gerindra itu saat ditemui Harian Bangsa dikediamannya, Jum’at (03/01).

Seharusnya, kata Supriyanto, pasangan Ipong-Jarno bisa dilanjutkan. “Jika pasangan ini dilanjutkan, saya optimis pembangunan di Ponorogo akan berlanjut semakin baik, ” Kata Kang Pri, panggilan akrabnya.

Namun, lanjut Kang Pri, jika mereka berdua tetap ngotot saling mencalonkan diri, dirinya mempersilahkan. ” Itu hak politik sebagai warga negara, silahkan saja. Namun apa sebaiknya tidak dirembuk dengan baik, mengingat di Pilbup 2015, kemenangan Ipong-Jarno diraih dengan kerja keras oleh seluruh tim, dan yang perlu di ingat, semua pembiayaan ditanggung oleh Pak Ipong, jadi Pak Jarno ini menjadi wakil Bupati nyaris tanpa biaya, ” Urai Kang Pri.

Menurut Supriyanto, dengan melihat sejarah masa lalu itu harapannya masing-masing pihak bisa menahan diri dan kembali bersama membangun Ponorogo. “Harapan saya, pasangan Ipong-Jarno ini tetap bersama, kompak dan saling mengisi menghadapi tantangan masa depan di Ponorogo,” Jelas Supriyanto.

Saat ditanya apakah bisa pasangan Ipong dan Jarno kembali bersama, Kang Pri memastikan masih bisa. “Di politik, apapun bisa terjadi, yang penting saling introspeksi dan mudah memaafkan, karena didunia ini tidak ada yang sempurna, itu harapan kami, namun jika tetap saling bertempur silahkan saja. ” Pungkas Kang Pri. (Yah/Gin).

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Tinggalkan Balasan