Hapus Retribusi PKL, PAD Kota Madiun tetap naik

oleh -27 views
Walikota Madiun, Maidi, saat memberikan dokumen kelahiran kepada warga Kota Madiun di Taman Hutan Kota, Jum'at (18/10). (Foto - Yahya)
Walikota Madiun, Maidi, saat memberikan dokumen kelahiran kepada warga Kota Madiun di Taman Hutan Kota, Jum'at (18/10). (Foto - Yahya)

Kota MadiunPortalnews Madiunraya

Walikota Madiun Maidi optimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Madiun tetap naik meskipun pihaknya menghapus retribusi 1.923 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di kota yang berjuluk Kota Pendekar itu.

Menurut Maidi, penghapusan retribusi merupakan program Panca Karya yang menjadi visinya dalam memimpin Kota Madiun. “Kota Madiun harus Pintar, Melayani, Membangun, Peduli dan Terbuka kalau disingkat menjadi Pendekar,” ucap Walikota Maidi.

Penghapusan Retribusi ini, lanjut Maidi adalah bentuk Pemkot Madiun yang Melayani dan Peduli. “Kita hapus retribusi 1.923 PKL yang menyumbang PAD 225 juta selama setahun,” lanjut Maidi.

Namun dengan penghapusan retribusi tersebut bukan berarti PAD Kota Madiun turun tetapi tetap naik. “Caranya adalah mendatangkan investor Mc Donald’s dimana selama setahun pajaknya mencapai 6 Milyard, kita kehilangan 225 juta dari retribusi PKL namun kita mendapatkan ganti 6 Milyard,” terang Walikota Maidi.

Harapannya adalah, kata Walikota Maidi, PKL dapat tumbuh subur sebagai penggerak ekonomi masyarakat. “Beberapa taman yang ada di Kota Madiun dan masih sepi akan kita datangkan PKL sehingga pengunjung dapat menyebar dan menikmati taman di Kota Madiun.” Pungkas Walikota Maidi. (Yah/Gin).

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Hosting Unlimited Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *