Terduga korban pembunuhan di Jalan Sumatra ternyata mengalami keterbelakangan mental, motif diduga soal warisan

oleh

Ponorogo – Portal Madiun Raya
Eko Prayudi (55) yang ditemukan meninggal di lantai 2 rumah Jl Sumatra 120 Ponorogo ternyata mengalami keterbelakangan mental sejak kecil.

Hal tersebut disampaikan oleh Kanit SPKT Polres Ponorogo, Aiptu M Yasir. Menurut Yasir, korban EP diketahui mengalami keterbelakangan mental sejak kecil. “Namun demikian yang bersangkutan memiliki 2 isteri dan dua anak, dan termasuk keluarga yang berada, EP asli Sumoroto dan saat ditemukan meninggal dia berada di rumah adiknya yang berprofesi sebagai bidan,” jelas M Yasir.

Saat ini anak korban yang bernama H (25) masih dalam proses penyidikan karena berdasarkan keterangan pembantu, Senin (27/08) pagi sekira jam 09.00 H mendatangi ayahnya di lantai dua, sementara pembantu tersebut berada di lantai satu, sambung M. Yasir.

“Pukul 12.30 pembantu naik ke atas dan menemukan korban sudah meninggal dunia dengan mulut yang berbusa, ” terang M. Yasir.

Menurut keterangan tetangganya, H pernah mengeyam pendidikan di SLB, dan yang bersangkutan saat ditanya penyidik selalu tersenyum, saat ini yang bersangkutan masih didalami kondisi kejiwaannya, urai M. Yasir.

“Ada beberapa dugaan yang mengarah kepada pembunuhan dengan motif soal warisan, karena korban dikenal sebagai orang berada, namun pastinya menunggu penyidikan dan hasil autopsi,” pungkas M Yasir. (yah/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *