Lagi, pedagang Pasar Wage Tegalombo dibayar uang palsu

oleh

Pacitan – Portal Madiun Raya
Kesulitan ekonomi menjadikan sebagian orang untuk mengambil jalan pintas untuk keuntungan perutnya sendiri. Bahkan mereka tidak segan melakukan penipuan kepada sesama anak negeri.

Hari ini, Senin Wage (27/08), seorang ibu muda yang sedang belanja ke pasar tradisional di Desa Tegalombo, Kecamatan Tegalombo Pacitan dikejutkan dengan seorang pedagang yang menangis. Spontan, Herlina nama ibu muda itu mendekatinya.
“Ada apa bu ?” tanya Herlina kepada sang penjual yang menangis itu. “Ini lho bu, kok tega yaa… Saya dibayar dengan uang palsu, padahal tadi belanjanya habis banyak, beli gula, beras dan lain sebagainya, ” jawab sang pedagang sambil sesenggukan.
“Ya Alloh, dilaporkan Polisi saja lho bu,” sahut Herlina. “Waduh saya sudah lupa yang mana pembelinya bu, sudahlah ini saya anggap sedekah saja walaupun rugi banyak,” jawab Pedagang tersebut.

Menurut Herlina, memang sering di Pasar Tegalombo terjadi hal demikian. “Sudah sering saya menjumpai hal tersebut, dulu ada Pak Diyanto seorang penjual bensin juga dibayar dengan uang mainan, tahunya setelah pengendara itu pergi. “jelasnya.

Biasanya mereka melakukan aksi saat masih pagi buta atau malam hari atau saat pedagang itu dikerubuti pembeli, sehingga konsentrasi pedagang kurang maksimal, sambungnya.

“Kita berharap para pedagang berhati hati saat menerima uang pembayaran dan segera melaporkan kepada pihak yang berwajib, kasihan para pedagang, sudah keuntungan tidak seberapa namun ditipu lagi.” pungkas Herlina. (yah/gin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *