Driver Ojek Online Tewas di Mangkujayan Setelah Dikeroyok

oleh
Polisi mengamankan jenazah Zainul usai tewas di Ponorogo, kamis kemarin. (Foto: Dok Polres Ponorogo)

PONOROGO, Madiunraya.com – Seorang pria warga Pacitan ditemukan tewas sebuah kos-kosan di Kabupaten Ponorogo. Pria tersebut tewas setelah menjadi korban pengeroyokan. 

Korban adalah Zainul Arifin (28), warga Dusun Pahit, Desa Tahunan, Kecamatan Tegalombo, Pacitan. Korban dikenal sebagai driver ojek online yang baru bekerja di Ponorogo selama dua bulan.

Informasi yang dihimpun Madiunraya.com dari tetangga korban yang juga penghuni kos bernama Yuniarto (52), mengatakan Zainul sudah menghuni kamar kos milik Heru Miswanto, warga Jalan Jawa, Gang 1 Kelurahan Mangkujayan Ponorogo, selama dua bulan.

Berdasarkan penuturan Yuniarto, pada Kamis pagi sekitar pukul 04.00 WIB, telah terjadi penganiayaan oleh 8 orang laki laki dan 1 orang perempuan, yang identitasnya belum diketahui.

Di saat yang sama, di dalam kamar kos korban terdapat seorang wanita yang menangis. Mengetahui kejadian pengeroyokan itu, warga tak ada yang berani mendekat untuk melerainya.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit Muhammadiyah, dan menjalani rawat jalan dan dibawa ke rumah kos lagi dan sekitar jam 12.00 WIB, namun sayang, nyawanya tak bisa tertolong,” kata Yuniarto, Kamis (7/6/2018).

Dugaannya, korban dikeroyok oleh teman-temannya sebelum meninggal dunia. Apalagi posisi kepalanya penuh dengan darah.

Polisi sendiri sudah mengamankan sejumlah barang bukti, seperti KTP, SIM, obat hasil periksa dari RS Muhammadiyah dan satu buah botol bekas aqua yang terdapat bercak darah. (RAPP002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *