Songsong Generasi Cerdas & Berkualitas, 615 Lembaga Paud Apel Bersama

oleh

Trenggalek – Portal Madiun Raya

Dalam rangka pencanangan gerakan nasional orang tua gemar membaca buku, Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek menggelar kegiatan Gebyar PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di alun alun Trenggalek Jumat (12/5), dengan tema “Melalui penguatan pendidikan karakter anak usia dini kita Songsong lahirnya generasi cerdas berkualitas”.

Dari 615 lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Trenggalek seluruhnya hadir mengikuti kegiatan ini. Di tambah lagi 1500 siswa PAUD dan 500 tenaga guru PAUD. Dalam sambutannya Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek Sunyoto menyampaikan bahwa tujuan kegiatan Gebyar PAUD ini ada tiga. “Yang pertama terselenggaranya pembinaan kreativitas pendidikan anak didik PAUD di kabupaten Trenggalek, Yang kedua terciptanya guru berprestasi dan yang ketiga meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di satuan PAUD”,ujarnya.

Di harapkan dari adanya kegiatan Gebyar PAUD ini, terciptanya peserta pendidik dan peserta didik PAUD yang berprestasi di tingkat Kabupaten Trenggalek, sambung Sunyoto.

Sementara Plt Bupati Trenggalek Moh.Nur Arifin saat di konfirmasi usai kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan Gernas Baku ini merupakan arahan dari pemerintah pusat, diharapkan agar tenaga pendidik dan wali murid tidak hanya belajar di dalam ruang kelas semata, mereka di harapkan juga bisa memberikan pembelajaran di rumah.

“Jadi dalam rangka pencanangan Gerakan Nasional Orang Tua Gemar Membaca Buku, sesuai arahan dari pemerintah pusat, ibu guru, wali murid itu mendidik anak didiknya bukan cuma ketika datang di sekolah atau di tempat pembelajaran, tetapi di rumahpun di biasakan untuk membaca buku”, ucap Gus Ipin.

Menurut Arifin, sejauh ini pihaknya telah menandatangani berbagai bantuan operasional yang berkaitan dengan dunia PAUD. Bahkan, sambung Arifin kemarin juga ada yang meminta percepatan proses izin penyelenggaraan kegiatan PAUD dan itupun Arifin memberikan support yang besar.

Arifin juga menyampaikan pihaknya telah menerima surat edaran tentang adanya standar pelayanan minimal, salah satunya urusan wajib pendidikan yakni menyelenggarakan pendidikan anak usia dini. Arifin juga berharap agar pemerintah desa nanti bisa menyiapkan penyelenggaraan PAUD di lingkungannya.(Ono/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *