Deklarasi anti Hoax, Polres Trenggalek gelar Sholawatan

oleh

Reporter : Tatang Dahono

Trenggalek – Portal Madiun Raya
Ribuan masyarakat dari berbagai pelosok daerah turun gunung memadati Mapolres Trenggalek Sabtu malam, (17/3).

Mereka menghadiri acara Polres Trenggalek Bersholawat, bersama dengan Habib Syeh Bin Abdul Qodir Asegaf.

Hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda Trenggalek, Kyai, alim ulama, dan tokoh masyarakat se Kabupaten Trenggalek.

Dalam sambutannya Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo.S menyampaikan kepada masyarakat Trenggalek, agar dalam kehidupan sehari hari dapat guyup rukun, ayem, aman tertib, dan kondusif.

“Harapan dan keinginan saya, menghadirkan Habib Syeh Bin Abdul Qodir Asegaf, yang seiman dengan saya sebagai umat Islam, dapat meningkatkan keimanan kita serta menciptakan suasana kondusif di wilayah Trenggalek serta rame ing gawe di Polres Trenggalek”,ujar AKBP Didit.

Selain itu Kapolres Didit Bambang Wibowo berpesan, agar menjauhkan diri dari permusuhan. “Juga jauhkan diri dari fitnah. Kalau kita melakukan fitnah, sholat dan ibadah kita akan percuma saja”, tegasnya.

Selepas sambutan Kapolres, dilanjutkan dengan deklarasi anti Hoax yang dibacakan oleh Kasat Binmas AKP Suyono, dan doa oleh Ketua MUI Trenggalek KH.Yusak AS.

Namun kemeriahan kegiatan tersebut mendapatkan keluhan dari sebagian masyarakat, salah satunya dari Bu Karni Warga Karangan yang mengeluh, karena tidak bisa masuk melihat langsung Habib Syeh bersolawat. “Pintu barat di tutup mas, Jika masuk ke area Mapolres, harus melalui pintu timur, itupun sangat jauh dan harus memutar”,ujarnya kesal.

Seharusnya, menurut Bu Karni, jika pintu barat ditutup harus dikasih LCD Proyektor. Sehingga masyarakat bisa melihat penampilan Habib Syeh melalui layar proyektor di pintu barat.

“Tidak bisa melihat ke depan panggung mas, karena harus berjalan sangat jauh”,katanya dengan nada kecewa.

Atas keluhan warga tersebut, seperti yang disampaikan oleh Bu Karni di pertigaan Widowati, karena Bu Karni tidak tahu jika jalan ditutup, dan dialihkan memutar, melalui timur Mapolres bagi para penonton.

Selanjutnya jika ada kegiatan apa saja, harus diperhatikan rambu rambu lalu lintas, sehingga tidak keliru, yang akhirnya mengeluh dan kecewa.(GiN/Ono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *