Banten Diguncang Gempa Hebat 6,4 SR

oleh

SERANG, Madiunraya.com – Gempa bumi dengan magnitude 6,4 Skala Richter, dengan ousat gempa di 81 km Barat Daya Lebak Provinsi Banten, Selasa siang, turut mengguncang wilayah Ibukota Jakarta, hingga karyawan dan warga berhamburan keluar gedung.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan lokasi gempa yang terjadi pukul 13.34 WIB, berada di 7.21 LS,105.91 BT (81 km Barat Daya Lebak Provinsi Banten dengan kedalaman 10 kilometer.

Goyangan gempa tersebut terasa kencang terutama di gedung-gedung tinggi di wilayah Jakarta Pusat.

Para karyawan berhamburan keluar kantor masing-masing melalui tangga darurat. Para karyawan tersebut berkumpul sisi jalan di luar gedung berlantai 20 tersebut sampai menunggu suasana tenang.

Begitu pun dengan sebagian para penghuni rumah susun dan apartemen. Para penghuni berhamburan keluar dan berkumpul di halaman luar gedung.

BMKG menambahkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga berita ini diturunkan belum terdeteksi gempa susulan.

Sejumlah warga di Kota Serang berhamburan keluar rumah dan gedung karena merasakan getaran gempa sekitar pukul 13.36 WIB, di Serang, Selasa.

“Gede banget getarannya sampe kaget. Kebetulan lagi tiduran tadi,” kata Suharyadi salah seorang warga yang saat gempa berada di lantai dua ruko di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Serang, Selasa.

Saat kejadian gempa tersebut, warga yang berada di dalam gedung berhamburan keluar karena mereka khawatir dengan getaran gempa yang cukup besar.

“Tadi dua kali, pertama kecil. Keduanya yang kenceng, hanya selang beberapa detik,” katanya.

Gempa juga dirasakan warga di Komplek Bumi Agung Permai Kota Serang, warga berhamburan keluar rumah saat getaran gempa tersebut terjadi.

“Tadi semua yang di rumah pada keluar. Kaget, soalnya getarannya kuat,” kata Susilawati salah seorang ibu rumah tangga di kompleks tersebut.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Banten Sumawijaya mengatakan, pihaknya masih meminta informasi dari petugas di lapangan terkait kejadian gempa tersebut.

“Kami masih menunggu laporan, termasuk penjelasan dari BMKG,” kata Sumawijaya.

Kepala BMKG Serang Sugarin saat dikonfirmasi mengatakan, pusat gempa terjadi di sekitar Kabupaten Lebak dengan kekuatan 6,4 skala Richter. Gempa tersebut diprediksi tidak berpotensi tsunami.

“Masyarakat diimbau sementara untuk tidak berada di dalam gedung karena gempa tidak bisa diprediksi. Getaran gempa cukup kuat sehingga dirasakan di wilayah Serang dan sekitarnya,” katanya.

Sementara, lokasi perhelatan turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2018, Istora Senayan, Jakarta, diguncang gempa di hari pertama kompetisi berlangsung.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, Selasa, gempa yang terasa sekitar pukul 13.34 WIB tersebut berlangsung cukup lama yakni sekitar 30 detik.

Hal tersebut sempat membuat panik penonton di area pertandingan, dan orang-orang di lokasi. Bahkan sebagian penonton ada yang sudah keluar menjauhi gedung utama. (MR01/Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *