Hoax Honor Volunter Asian Games Viral, Panitia Koordinasi dengan Polisi Ungkap Penyebar Kabar Palsu

oleh

JAKARTA, Madiunraya.com – Informasi bohong atau hoax mengenai lowongan relawan Asian Games 2018 dengan iming-iming honor sebesar Rp 600 ribu per hari, ditanggapi oleh Ketua Pelaksana Asian Games, Erick Thohir.

Erick menegaskan bahwa informasi yang beredar merupakan berita palsu dan panitia pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) tak pernah mengeluarkan pernyataan terkait honor yang diterima oleh para relawan atau volunteer.

“Jadi terkait dengan beredarnya info mengenai pencarian volunteer dengan iming-iming uang, saya nyatakan hal itu hoax dan sama sekali tidak benar,” ujar Erick dalam pers rilisnya pada Minggu (7/1).

Erick memberikan klarifikasi tersebut setelah namanya dicatutkan sebagai koordinator untuk mencari volunteer Asian Games 2018 oleh pihak tak bertanggung jawab.

Terlebih, saat ini INASGOC belum membuka pendaftaran lagi untuk relawan Asian Games yang akan digelar pada 18 Agustus hingga 2 September mendatang.

Erick mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap kabar yang beredar, terutama menyangkut penyelenggaraan Asian Games 2018 oleh pihak tak dikenal untuk keuntungan pribadi.

“Kami menegaskan, semua informasi dan pendaftaran bisa dilakukan melalui website resmi Asian Games 2018, www.asiangames2018.id dan semua proses rekrutmen dilakukan departemen human resources INASGOC,” ujarnya.

“Saat ini, kami tengah koordinasi dengan aparat kepolisian bidang siber untuk mencari penyebar berita bohong itu,” tegas Erick.

Sebagai informasi, pantia INASGOC membuka kuota sebesar 20 ribu volunteer demi memenuhi kebutuhan 12 ribu atlet dari 45 negara dan 5 ribu media dalam acara Asian Games 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *