Kelompok Tani di Ponorogo Gelar Tradisi Methil

oleh

PONOROGO, Madiunraya.com – Sebagai wujud tanggung jawab generasi sekarang kepada leluhurnya adalah melestarikan peninggalan turun temurun, salah satu peninggalan budaya dari leluhur diwilayah Desa Sukosari Kecamatan Babadan adalah Prosesi Methil yang dilaksanakan setiap memulai Panen Raya Padi di Desa bagian utara Kabupaten Ponorgo ini. 

Tradisi Methil merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME atas diberikannya keselamatan dalam usaha pertanian padi dari mulai tanam hingga panen. Hal tersebut disampaikan oleh Bpk Bagyo Ketua Kelompok Tani Marga Jaya Desa Sukosari yang melaksanakan Prosesi tersebut di Persawahan tanaman Padi, Sabtu (25/11/2017).

Sejak pagi anggota kelompok Tani Marga Jaya telah hadir dilahan persawahan padi yang akan dipanen hari ini dengan membawa perlengkapan prosesi Methil Padi antara lain, nasi yang dimasak secara khusus,  panggang ayam,  lengkap dengan urap dan lauk lainnya serta buah ala kadarnya. 

Dalam prosesi Methil di Desa ini tidak menggunakan piring dan sendok dalam penyajiannya,  hanya menggunakan daun pisang atau daun jati sebagai alat makannya.

Sedangkan Prosesi selamatan Methil mengambil tempat ditengan persawahan Kelompok Tani Marga Jaya. Babinsa Sukosari Serka Budi Prasetyo yang sehari-hari melaksanakan pendampingan di Desa ini turut hadir bersama seluruh anggota Kelompok Tani dan PPL Distan setempat.

Pada Minggu (26/11) juga dilaksanakan panen padi seluas 2,5 hektar yang merupakan lahan persawahan milik Bpk Bagyo dan 3 orang anggota Poktan lainnya. (MR01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *