Arumi Masih Terkejut Emil Maju di Pilgub Jatim

oleh
Arumi Bachsin saat menghadiri gebyar pertanian di rumah coklat Trenggalek. (Foto: Humas Setda Trenggalek)

TRENGGALEK, Madiunraya.com – Artis peran Arumi Bachsin mengaku masih terkejut dengan keputusan politik yang akhirnya diambil sang suami, Emil Elestianto Dardak untuk maju bursa pemilihan gubernur di Pilkada Jawa Timur mendampingi Khofifah Indar Parawansa.

“Kalau saya terlalu dini (berkomentar). Aku baru tahunya juga baru, belakangan sekali,” jawab Arumi Bachsin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (24/11/2017).

Sebagaimana pengakuan Emil Dardak yang kini masih menjabat sebagai Bupati Trenggalek peride 2015-2020, Arumi sebenarnya sudah berulang kali bertanya kepada sang suami perihal banyaknya suara yang mendorong Emil maju bursa Pilkada Jatim.

Namun hingga sepekan terakhir, Arumi mengaku tak pernah mendapat konfirmasi lebih dulu dari suaminya mengenai langkah politik tersebut.

Menurut Arumi, Emil memang belum sempat bercerita langsung kepada dirinya hingga kabar berita pencalonan Emil yang juga Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) itu menjadi Cawagub Jatim mendampingi Cagub Khofifah diunggah di sejumlah media sosial juga pemberitaan.

“Jadi kalau gimana-gimana mas Emil belum sempat cerita ke aku, baru kemarin. Dan dari kemarin itu kan, kami seharian pisah. Jadi belum sempat cerita,” kata Arumi.

Kendati begitu, saat diminta tanggapan mengenai kepastian pencalonan suaminya, Emil Dardak dalam bursa pemilihan Gubernur Jatim, Arumi terlihat sumringah.

Dengan gayanya yang ekspresif, ceria namun santun, Arumi Bachsin yang baru berusia 22 tahun itu menyatakan akan mendukung apapun pilihan politik yang diambil sang suami.

“Kalau aku bilang, mohon doanya saja. ‘Pangestunipun’,” ucapnya meminta doa restu masyarakat.

Arumi berharap keputusan politik suaminya sudah benar dan menjadi jalan terbaik, baik untuk Emil pribadi, keluarga, rakyat, bangsa dan negara juga agamanya.

“Jadi ya Allah, doain sajalah. Semoga yang terbaik apapun itu,” ucapnya.

Sebelumnya, dalam pernyataan yang disampaikan Emil mengaku telah meminta pertimbangan kepada ibundanya, sang istri Arumi Bachsin maupun keluarganya yang lain.

“Ya kan nama kita (saya) ini kan, dari anda-anda juga, bukan baru kemarin kan. Sudah sejak lama disebut (maju pilgub). Ya pasti kan istri saya nanya ‘beneran to mas’. Ibu saya juga nanya ‘beneran to. Coba difikirkan, mana yang terbaik untuk Trenggalek. Pastikan masyarakat Trenggalek itu programnya bisa tercapai’. Itu ibu saya yang mengingatkan,” tutur Emil.

Kendati seringkali ditanya oleh istri maupun ibu kandungnya, Emil mengaku proses itu berjalan.

Akan tetapi, kata dia, mengenai keputusan iya atau tidak soal maju bursa Pilkada Jatim tidak akan pernah diambil sampai benar-benar ditawari kan.

“Itu ditawarkan ya atau tidak itu saya juga baru tahun ini, baru kemarin itu,” ucap Emil.

Kata Emil, para kiai sepuh dan ibu nyai yang meminta langsung kesediaan Emil untuk maju bursa Pilkada Jatim mendampingi Khofifah perlu melakukan penelaahan yang cukup kompleks terlebih dulu selama ini.

“Saya justru tidak menyangka bahwa hasilnya beneran saya (akhirnya) yang diminta. Kalau gosip iya, dari anda-anda ini (wartawan). Kadang-kadang malah lebih tahu kalian dari saya,” ujar Emil.

Emil dicalonkan sebagai Cawagub Jatim mendampingi Cagub Khofifah Indar Parawansa. Pasangan ini sudah mengantongi rekomendasi dari Partai Demokrat dan Golkar.

Pasangan calon lain yang sudah pasti maju bursa Pilkada Jatim adalah petahana Wakil Gubernur Saifullah Yusuf berpasangan dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. (Ant/MR01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *