Nginep dan Ngantor di Desa, Cara Pemkab Trenggalek Dekatkan diri Dengan Warga

oleh
Wabup Arifin saat mengunjungi rumah warga. (Foto: Humas Pemkab Trenggalek)

TRENGGALEK, Madiunraya.com – Wakil Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin penuhi janji kampanye ngantor di Desa. Kali ini kegiatan ngantor di Desa dilakukan oleh Wakil Bupati di Desa Manggis Kecamatan Panggul Sabtu (18/11/2017) dan Minggu (19/11/2017).

Tak hanya ngantor di Desa, Wabup termuda ini juga melakukan kegiatan nginep di rumah warga juga serangkaian kegiatan mulai meninjau penerima program bedah rumah, sosialisasi program GERTAK (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan dan Kerentanan).

Menurut Wabup, agenda nginep di rumah warga tersebut suatu bentuk upaya kami memenuhi janji politik kami kepada masyarakat untuk ngantor di Desa.

“Kenapa menginap, karena kami ingin meninjau segala bentuk pelayanan di Desa ini. Sehingga kami harus menginap agar pagi-pagi bisa langsung meninjau hal ini, serta ngantor di Desa,” jelasnya.

Yang menarik Wabup termuda ini juga menginap dirumah salah satu warga miskin di Desa Manggis. Arifin menginap dirumah Mbah Poiran, 65 tahun warga RT. 16 RW. 5 Dusun Petung Desa Manggis Kecamatan Panggul.

Poiran sangat senang rumahnya bisa menjadi persinggahan Wakil Bupati termuda dalam menjalankan program ngantor di Desa.

“Seumur-umur baru kali ini Desa Manggis disinggahi oleh Bupati atau Wakil Bupati. Bahkan mau menginap dirumah warga,” celetuk Sarmadan Kades Manggis, dikutip laman Humas Pemkab Trenggalek.

Pastikan Kondisi Riil Warga

Wabup Arifin saat nginep di rumah warga. (Foto: Humas Pemkab Trenggalek)

Turun langsung ke lapangan, Wabup yang akrab disapa Gus Ipin ingin menyaksikan langsung kodisi riil penerima bantuan sekaligus mengevaluasi kekurangan yang perlu dibenahi, tidak hanya berpuas diri pada laporan yang disampaikan.

“Meninjau bedah rumah ini sudah yang kesekian kalinya. Saya melihat bila lokasinya itu semakin jauh dari perkotaan, kohesi sosialnya masih sangat kuat sekali,” ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa dengan menginap di rumah warga, dirinya bisa merasakan kepedulian dan perjuangan dalam membantu masyarakat kurang mampu.

“Saya tidak melihat proses pembangunannya karena rumahnya sudah jadi, namun ketika saya datang para tetangga ikut memberikan suguhan atau sajian dan segala macam. Saya bayangkan apalagi saat bedah rumah, tentunya kepedulian tetangga sangat besar sekali,” imbuhnya.

“Kita tadi melihat medannya susah sekali, turun sangat tajam kerumahnya Mbah Toni. Saya membayangkan bagaimana teman-teman membawa gorong-gorong, bata maupun bahan material lainnya. Pastinya sangat berat bila tidak dibantu oleh warga. Kalau tidak ada kegotongroyongan tidak mungkin bisa jadi,”jelasnya lagi.

Lebih lanjut, Arifin mengatakan bahwa ini adalah bentuk penerjemahan yang dimaksud dengan program pemerintah Gerakan Tengok bawah. Rekan-rekan PNS yang sudah bekerja, menengok masyarakat di bawahnya dan menyisihkan sebagian rejekinya ke Baznas.

“Kemudian Baznas merespon segala pelaporan yang ada lewat Posko Gertak, maupun disemua posko lapor lainnya untuk menasarufkan bantuan kepada mereka yang berhak. Warga sekitar juga pro aktif sedekah informasi terhadap kondisi tetangga sekitar,”ungkapnya.

Dengan mengunjungi warga secara langsung, dirinya ingin mengetahui kondisi riil sosial warga di lapangan.”Sedangkan saya seperti ini, dalam rangka ingin mengetahui langsung bagaimana sih kondisi sebenarnya dilapangan. Kondisi sosial masyarakat dilapangan riilnya seperti apa, tidak hanya melulu melihat laporan,”ungkapnya.

“Kita tadi juga sudah mengunjungi beberapa rumah, sepertihalnya rumah Mbah Toni tadi. Bila melihat kondisinya sangat miris. Pasalnya rumahnya sendiri dan tetangganya relatif jauh. Memang yang namanya orang tua  ingin keprabonnya disitu, sehingga ya sudahlah bila tinggal disitu.”

“Ini tadi kita cek KTP, Kartu KISnya dan alhamdulillah beliau sudah punya. Patut disyukuri semuanya lancar dan saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses hingga akhir kegiatan ini,”pungkasnya. (Humas/MR01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *