Bupati Ipong Serahkan 40 Ambulan Siaga Desa

oleh

PONOROGO, Madiunraya.com – Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menyerahkan 40 Kendaraan Ambulan Siaga Desa pada Senin (20/11) di alun-alun Ponorogo.

Menurut Ipong, sapaan akrab Bupati Ponorogo, baru menjelang akhir tahun ini ambulance siaga desa ini dapat diserahterimakan karena menunggu e-katalog yang baru keluar bulan september kemarin.

“Tahun ini kita serahkan 40 unit mobil ambulance siaga desa kepada 40 desa yang kita nilai secara obyektif mendapatkan prioritas terlebih dahulu, terutama lokasinya yang terpencil dan jauh dari kota,”katanya.

Dia mengatakan bahwa pada tahun 2018 mendatang diusahakan 50 – 100 unit mobil serupa dengan melihat anggaran yang dimiliki.

Lebih lanjut, Ipong mengatakan bahwa untuk tahun ini bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Kesehatan namun tahun mendatang melalui Dinas Pemdes.

“Untuk penggunaan dan biaya operasional mobil ambulance siaga desa ini kita serahkan kepada desa yang bersangkutan, yang penting gratis atau tidak melakukan pungutan kepada masyarakat saat menggunakan mobil ini, jika ketahuan melakukan pungutan maka dikategorikan melakukan pungli,”imbuh politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini.

Walaupun begitu, Ipong mengatakan bahwa penggunaan mobil ini diprioritaskan untuk melakukan penanganan terhadap bencana yang menimpa dan pelayanan kesehatan. Namun tidak menutup kemungkinan, jika menganggur bisa digunakan untuk kegiatan yang lain, seperti mengangkut anak sekolah, mengangkut sayur atau bahkan mengantar pengantin.

“Total anggaran yang kita keluarkan untuk mengadakan 40 unit mobil ambulan siaga bencana ini mencapai 8 milyar, harapan kami dengan hal ini masyarakat desa lebih merasakan lagi pelayanan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, dengan target 3 tahun mendatang semua desa mendapatkan mobil ambulance siaga desa tersebut,”pungkas pria yang santer akan dampingi Khofifah di Pilgub Jawa Timur ini.

Dalam penyerahan tersebut, turut hadir Sekda Ponorogo, Pimpinan OPD, Camat Ponorogo yang wilayahnya mendapatkan bantuan, 40 Kepala Desa dan Kepala Puskesmas. (GiN/MR01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *