Senyum Bahagia Nenek Kamini Setelah Dapatkan Bantuan Bedah Rumah GERTAK

oleh
Wabup M Nur Arifin saat mendampingi program GERTAK. (Foto: Humas Setda Trenggalek)

TRENGGALEK, Madiunraya.com – Senyum nampak tersirat ditubuh renta Kamini 70 tahun, warga Dusun Sigit RT. 02/ RW 01 Desa Kedungsigit Kecamatan Karangan. Disisa hidupnya yang sudah memasuki usia renta, Nenek ini mendapatkan bantuan bedah rumah layak huni dari Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (GERTAK).

Rumah yang dulunya reot dan tidak layak dihuni, dengan sinergitas GERTAK bersama Baznas, Dinsos P3A maupun relawan GERTAK dilakukan pembedahan, sehingga saat ini menjadi layak huni. Tak hanya nyaman dan layak untuk dihuni saja, rumah inipun juga dilengkapi dengan MCK yang memenuhi standart kesehatan.

Nenek Karmini saat ini tinggal sendiri dirumahnya. Meskipun anaknya tinggal tidak jauh darinya namun kondisinya tidak jauh beda dengannya. Mendapatkan bantuan ini tentunya membuatnya gembira.

“Matur suwun… matur suwun,”ungkapan kalimat terima kasih yang dilontarkan Nenek Kamini, ketika Wakil Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin bersama Sekretaris Dinsos P3A, Ratna dan Baznas mengunjungi rumah nenek ini, dikutip dari laman Humas Setda Trenggalek.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus tingkatkan pelayanan pengentasan kemiskinan bagi masyarakatnya.

Melalui GERTAK yang bersinergi dengan BAZNAS, Dinsos P3A, Pasukan Pink serta warga sekitar, program pengentasan kemiskinan ini tidak hanya menyasar pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin saja, melainkan juga bedah rumah masyarakat yang tidak layak huni.

Menurut Arifin program bedah rumah ini merupakan sebuah upaya pemerintah untuk bisa memberikan kehidupan layak bagi masyarakatnya.

Pasalnya didalam rumah yang tidak layak tersebut pastinya ada MCK maupun pemenuhan air bersih yang tidak layak juga. Sedangkan hal tersebut sangat kuat menjadi pemicu perputaran atau sumber penyakit.

“Bedah rumah ini merupakan upaya kita untuk memberikan kehidupan layak bagi warga masyarakat, bila rumah-rumah itu belum layak, pasti mereka belum juga punya MCK yang layak serta akses terhadap air juga belum tentu layak. Biasanya kondisi seperti ini menjadi putaran terjadinya penyakit. Hal-hal seperti inilah yang perlu kita rubah,”jelas Wakil Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin, Senin (6/11/2017).

Selain Kamini, program bedah rumah GERTAK ini juga menyasar rumah Urip, 80 tahun warga Dusun Jeruk RT 21/RW 04 Kedungsigit Kecamatan Karangan.

Saat meninjau proses bedah rumah ini, Wakil Bupati juga ikut membantu turunkan material bedah rumah ini. 

Menurut Arifin, tahun 2017 merupakan tahun penajaman GERTAK. Penajaman ini mulai dari pemutakhiran data melalui Musdes/ Muskel, maupun dibeberapa hal lainnya.“Di tahun 2018 nanti jangkauan program GERTAK ini akan lebih diperluas lagi, sehingga semakin banyak warga masyarakat miskin di Trenggalek bisa terjangkau,”katanya. (Humas Setda/MR01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *