Kuliner Lodho Trenggalek Raih Penghargaan Warisan Budaya Tak Benda

oleh
Lodho Trenggalek. (Foto: http://rafaelbelajar.blogspot.co.id)

TRENGGALEK, Madiunraya.com – Kuliner andalan yang merupakan  khas Kabupaten Trenggalek, Lodho, ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya tak benda oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) diberikan kepada warisan budaya sehingga dapat dikemas sebagai salah satu icon unggulan dalam mempromosikan potensi daerah.

Penghargaan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, dan diterima oleh Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, usai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 di halaman Gedung Grahadi Surabaya, Jumat (27/10/2017) lalu.

Bupati Emil menerima penghargaan Lodho Trenggalek. (Foto: Humas Setda Trenggalek)

Bupati Trenggalek, Emil Dardak mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus berupaya untuk lebih memasyarakatkan Lodho sebagai icon kuliner khas Trenggalek dalam menunjang sektor pariwisata di tingkat nasional.

“Memang saat ini pola konsumsi masyarakat beralih ke rekreasi, dan kuliner adalah salah satu bagian dari rekreasi,” ungkap Emil, dikutip dari laman Humas Setda Trenggalek pada Kamis (2/11/2017).

Emil Dardak mengharapkan dengan diangkatnya Lodho sebagai icon Trenggalek akan semakin banyak orang yang berkunjung ke Trenggalek, baik hanya untuk sekedar makan Lodho.

“Lewat Trenggalek kalau nggak makan Lodho nggak afdol, bahkan yang berkunjung ke Pantai Prigi pun selain makan ikan asap, kita harapkan juga agar mencicipi Lodho,” pungkasnya.

Ayam lodho merupakan kuliner yang terbuat dari ayam kampung muda dan dimasak dengan bumbu super pedas. Rasanya hidangan ini istimewa karena bumbunya meresap hingga ke tulang. Kuliner Lodho sendiri merupakan kuliner warisan daerah Mataraman yang telah dikenal turun menurun sejak masa Kerajaan Majapahit. (Humas/MR01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *