Pemkab Cari Solusi Genangan Air Pasar Darurat Bendorejo

oleh
Emil meninjau pasar darurat Bendorejo. (Foto: Humas Setda Trenggalek)
Emil meninjau pasar darurat Bendorejo. (Foto: Humas Setda Trenggalek)

TRENGGALEK, Madiunraya.com – Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak meninjau langsung pasar darurat Bendorejo, Senin (16/10/2017). Kedatangan Bupati ini untuk melihat langsung genangan air di pasar Darurat ini, sekaligus mencarikan solusi penanganannya.

Pasar Bendorejo Kecamatan Pogalan dilakukan revitalisasi pasar, di tahun anggaran 2017 ini. Revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemanan dan kenyamanan pengunjung maupun pedagang pasar.

Proses revitalisasi ini membuat pedagang pasar ini harus dipindahkan dilokasi pasar darurat sementara. Sayangnya minimnya saluran pembuangan, membuat lapangan yang difungsikan sementara untuk pasar ini tergenang air.




Untuk mencarikan solusi masyarakatnya, Emil ini rela turun langsung ditengah-tengah genangan. Untuk penanganan, sementara telah dilakukan pengurugkan pasir sekaligus membuat sodetan pada saluran pembuangan yang tersumbat.

“Memang terjadi genangan di Pasar Darurat Bendo, tetapi kami langsung melakukan penanganan, kita lihat beberapa titik sudah di urug supaya tidak terlalu berlumpur dan menjadi genangan,” katanya, dikutip dari Humas Setda Trenggalek.

Dia mengatakan bahwa pada Rabu (18/10/2017) akan melakukan pembenahan sodetan di pasar tersebut.

“Hari Rabu kita akan bersama-sama untuk membenahi sodetan ini (sambil menunjuk lokasi sodetan air yang sempat buntu). Sodeten ini nantinya kita harapkan bisa mengalirkan air sehingga tidak masuk kelokasi pasar,” imbuhnya.

Emil mengatakan bahwa air pembuangan tersebut bukannya dialirkan kesawah, melainkan dibuang pada jalur yang berbeda. Sebagaimana kita ketahui bawasanya saluran irigasi tidak diperbolehkan untuk pembuangan air limbah.

“Pastinya kondisi ini menjadikan situasi yang tidak nyaman. Namanya kita membenahi dan Pasar Bendorejo nantinya akan menjadi salah satu pasar terbaik yang ada di Kabupaten Trenggalek, maka harus ada pengorbanan yang harus ditempuh,” tuturnya.

“Saya juga menekankan pada Dinas Koperasi dan Perdagangan untuk memastikan progres pembangunannya setiap hari untuk terus dipantau. Sambil kita terus melakukan penanganan sementara peasalahan di pasar darurat yang ada,”demikian Emil. (humas/MR01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *