Polres Ponorogo Kembali Tangkap Komplotan Penipu

oleh

PONOROGO, Madiunraya.com – Raditya Febriyani (25) warga Jalan Ir Perdana Kusuma 10 Kelurahan Tonatan Kecamatan Ponorogo bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya, Polres Ponorogo bisa menangkap 3 orang dari 5 pelaku penipu yang telah menguras isi ATM miliknya.

Terduga penipu mahasiswa tersebut adalah Joko Pramono (35) Desa Jatisari Kecamatan Karanggede Kabupaten Boyolali, Samsul (52) Lebak pandegelang, Banten, Anton Kaelani (59) warga Sseramah serasan, Kecamatan Pagar alam selatan Kabupaten Lahat. Sedangkan terduga yang masih menjadi Daftar Pencarian Orang adalah Asrad /Alfet, (35) dan Dodi (29) warga  Palembang.

Menurut Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, jajaran Polres Ponorogo akan terus mengejar para terduga penipu tersebut.

“Saat ini kami menahan 3 orang pelaku dan menyita barang bukti yaitu Kartu ATM BRI junior. milik terlapor, Kartu Atm bri junior milik terlapor, Joko pramono, satu mobil Kijang LGX Silver metalik nomor polisi H 8813EW, HP Nokia RM949, satu buah kitab suci andarrum replika, enam potong celana jeans dan kemeja,”urai AKP Sudarmanto, Senin (8/10/2017).




Dia mengungapkan bahwa kronologi penipuan tersebut berawal pada Sabtu (9/9/2017) pukul 11.00 Wib saat pelapor belanja bertemu dengan para Terlapor di PCC Ponorogo.

Selanjutnya terlapor kenalan dengan korban dan menjelaskan kalau bisa mengobati orang  sakit dengan  kitab suci Alquran dengan sarana telur untuk mengangkat penyakit nya, dengan tipu muslihat terlapor bisa mempengarui korban hingga menyerahkan Atm nya.

Selanjutnya ATM dikuras tinggal Rp. 9.706.000 dan kerugian pelapor Rp. 123.971.000.”Para pelaku diduga melanggar pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,”pungkas AKP Sudarmanto. (GIN/MR01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *