Polres Ponorogo Gulung Sindikat Penipu CPNS

oleh

PONOROGO, Madiunraya.com – Besarnya hasrat warga masyarakat untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Seperti yang dialami oleh Sutrisno, 38 tahun warga Desa Slahung Kecamatan Slahung yang tertipu Rp 75 juta karena ingin memasukkan Risma Ainun Amarwati, anaknya, untuk menjadi PNS tanpa test.

Menurut Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Darmawan, pihaknya berhasil menangkap 3 orang pelaku yaitu Joko Santoso, (40),PNS Dishub Ponorogo, Agus Setyo Budiono (38), Kepala Desa Banjarejo, Kecamatan Dagangan, Madiun, dan Sundadi (58), swasta dari Desa Candi Kecamatan Balerejo, Madiun.

“Berdasarkan laporan masyarakat kami melakukan penyelidikan dan menangkap 3 tersangka yang merupakan sindikat penipu calon PNS,”ujar AKP Rudi, Selasa (26/9/2017).




Kronologisnya adalah saat Joko Santoso mendatangi Sutrisno dan menyanggupi untuk membantu anak Sutrisno untuk diangkat menjadi PNS tanpa tes dengan biaya Rp 200 juta dan DP sebesar Rp 75 juta rupiah, namun setelah ditunggu sekian waktu, anak pelapor tidak kunjung diangkat, sehingga yang bersangkutan lapor ke kami, sambung AKP Rudi.

“Setelah kami telusuri ternyata komplotan ini sudah menipu puluhan warga di luar Ponorogo, untuk Ponorogo baru ada satu laporan. Untuk itu, bagi warga masyarakat yang merasa tertipu silahkan lapor ke Kantor Polisi terdekat”,lanjut AKP Rudi.

Saat ini pelaku kami tahan dengan bukti 3 lembar kuitansi pembayaran sebesar 75 juta dan 1 bendel foto copy berkas database pengangkatan CPNS, pelaku diancam dengan pasal 378 dan/ atau 372 KUHP tentang dugaan penipuan dan/atau penggelapan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun penjara, pungkas AKP Rudi. (GIN/MR01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *