PRAKTISI PENDIDIKAN : SMP 1 PONOROGO TERSANDERA PEMBERIAN FEE

oleh

Ponorogo-madiunraya.com

Dr Munawar, praktisi pendidikan di Kabupaten Ponorogo menilai kasus gagal berangkatnya study tour yang dialami oleh SMP 1 Ponorogo beberapa waktu yang lalu merupakan bentuk tersanderanya lembaga pendidikan tersebut atas fee yang diberikan oleh biro tour yang dipercayanya.

“Terlepas dari pengunduran jadwal study tour dengan diganti oleh pihak sekolah, ini merupakan preseden yang buruk atas pengelolaan lembaga pendidikan, bahkan desas desus yang ada, fee yang diberikan diatas 10 %, ini merupakan tindakan pidana”,tutur Dr Munawar, Rabu (19/07).

Hal tersebut merupakan gratifikasi yang memperburuk citra pendidikan di Ponorogo, untuk itu sebaiknya Kepala Dinas Pendidikan harus turun dan melakukan investigasi, kalau perlu berikan tindakan yang tegas kepada pihak pihak yang terbukti bersalah, sambung Dr Munawar.

“Apalagi SMP 1 Ponorogo merupakan salah satu lembaga pendidikan yang favorite, sekali lagi bukan study tournya yang ditunda, tetapi fee yang besar dari biro cenderungnya ada masalah dan gratifikasi merupakan tindakan pidana”,tegas Dr Munawar.

Untuk itu, sebagai lembaga pendidikan hal tersebut merupakan contoh yang buruk dan mencoreng dunia pendidikan, kalau perlu usut tuntas dan pidanakan pihak yang terbukti bersalah, karena dengan dilaporkannya pihak yang bersalah akan membuat lembaga yang lain berhati-hati dalam mengelola lembaganya masing-masing, sehingga masyarakat tidak ada yang dirugikan lagi, pungkas Dr Munawar. (YAH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *