KOMUNITAS DAN BUDAYAWAN PONOROGO GELAR HALAL BIHALAL

oleh

Ponorogo-madiunraya.com
Sebagai bentuk silaturahmi antara komunitas, seniman, budayawan hingga sejarawan, Paguyuban Keluarga Besar Keraton Surakarta Hadiningrat (Pakasa) Gebang Tinatar menggelar Halal Bihalal Sesarengan, bertempat di Tambak Kemangi Resort. Rabu malam (19/7).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Ponorogo, H. Ipong Muchlissoni, Pembina PAKASA dari keraton Surakarta Kanjeng Pangeran Edy Wiro Bumi, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Ponorogo. Juga ada tujuh paguyuban atau organisasi yang tergabung dalam Pakasa Gebang Tinatar. Diantaranya, paguyuban sutrisno pusaka dan budaya Aji Wengker, komunitas aksara jawa kuno Mahija Wengker, Padepokan Tunjung Seto, kyai tunggul nogo, paguyuban mocopat, paguyuban bentor dan komunitas Nmax serta komunitas Facebooker Ponorogo.

KRAT H. Muhammad Nasron Gendut Krisdianto RM, Ketua Pakasa Gebang Tinatar mengatakan kegiatan halal bi halal sesarengan ini merupakan sebagai wadah untuk menjalin silaturahmi bagi para seniman,budayawan,sejarawan dan komunitas yang lain. “Tercatat ada 7 organisasi maupun komunitas diantaranya paguyuban sutrisno keris, kyai tunggul nogo, aji wengker, mahija wengker bidang penelitian purbakala, paguyban bentor, komunitas NMAX, paguyuban mocopat, komunitas facebooker yang semuanya nguri – uri budaya jawa”, ujar Haji Gendut panggilan akrabnya.

Juga keberadaan organisasi kejawen ini nantinya mengajarkan kepada generasi bangsa. Agar ikut serta melestarikan kebudayaan daerah. Khususnya dalam mengenalkan sejarah asli kota reyog. Hal ini supaya sejarah dan budaya yang kita miliki tidak punah tergerus jaman, pungkas Haji Gendut.

Sementara itu Bupati Ponorogo, H. Ipong Muchlissoni, dalam sambutannya mengucapakan minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir lahir dan batin.

“Apresiasi yang luar biasa kami tujukan kepada PAKASA Gebang Tinatar yang telah menggelar acara ini, selain memperat tali silaturahmi juga sebagai wadah untuk para budayawan,sejarawan,seniman serta berbagai komunitas yang peduli akan budaya leluhur kita”, ujar Bupati Ipong.
Selain itu Bupati Ipong Muchlissoni menjelaskan pihaknya akan membantu pegiat budaya Ponorogo dalam kegiatannya. “Termasuk membantu mengambil kembali keris bertuah yang ada di Belanda, kami siap membiayai”, tegas Bupati Ipong.
Acara diisi dengan pentas kesenian dan diakhiri dengan dzikir bersama dan tausiyah Halal bi halal. (vik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *