Korban Ketiga dari 28 Korban Hilang Longsor Ponorogo Ditemukan Tim Gabungan

Tim Gabungan melakukan briefing sebelum pencarian korban longsor Ponorogo.

PONOROGO, Madiunraya.com – Tim gabungan pencarian dan penyelamatan (search and rescue/SAR) bersama DVI (disaster victim identification) Dokkes Polda Jatim, Senin sore, mengumumkan hasil identifikasi temuan korban tertimbun longsor ketiga atas nama Sunadi (47).

“Korban ketiga ini ditemukan pada pukul 14.10 WIB, dengan kondisi jenazah terbagi dua. Bagian pertama ditemukan potongan kaki lalu pada pukul 14.40 WIB ditemukan lagi badan sehingga langsung dibawa ke DVI untuk dilakukan identifikasi,” kata Danrem 081/DSJ Madiun Kolonel Inf Piek Budyakto dalam konferensi pers didampingi seluruh pimpinan unsur SAR, termasuk Kapolres Ponorogo AKBP Suryo Sudarmaji di Koramil Pulung, Senin.

Proses identifikasi yang dilakukan tim DVI sempat memakan waktu lama, karena kondisi jenazah yang sebagian rusak pada bagian kepala dan wajah.

Kasub Biddokpol Polda Jatim yang juga Koordinator tim DVI di lokasi bencana tanah longsor Desa Banaran, Ponorogo AKBP Ony Suwarsono menyatakan, upaya identifikasi unsur primer dan sekunder pada korban seperti “ante-mortem” (identifikasi gigi dan kuku), sidik jari, ciri fisik jenazah hingga klarifikasi dan kroscek dengan keterangan beberapa sumber dari pihak keluarga maupun tetangga korban.

“Secara primer kami temukan ciri khusus pada gigi. Bahwa gigi rahang atas korban ini dipangur (dipangkas/diratakan), termasuk gigi rahang bawah yang tidak rata dan berdesakan,” papar Ony menjelaskan detail keterangan resmi yang disampaikan Danrem Kolonel Inf Piek Budyakto.




Sementara dari identifikasi sekunder kami dapatkan dari medis klinis, yaitu pertama dari tahi lalat ataupun kutil yang terdapat di alis mata sebelah kiri, serta kedua kuku jempol kaki sebelah kiri dan kanan yang belah. “Sekunder yang kedua adalah properti. Jadi kaos yang dikenakan korban ini adalah kaos putih dasar putih dengan garis abu-abu horizontal, celana trining abu-abu dengan garis merah putih di samping, serta celana dalam warna hijau,” kata Ony.

Atas pertimbangan identifikasi primer dan sekunder yang dinyatakan identik dengan keterangan keluarga, tetangga maupun kesaksian perangkat desa itulah yang kemudian mendasari kesimpulan tim DVI bahwa korban ketiga yang ditemukan pada pukul 14.10 WIB – 14.40 WIB tersebut bernama Sunadi.

Saat tiba di posko DVI yang berada tahk jauh dari titik nol atau zona C, jasad korban ketiga langsung dilakukan pembersihan dan pemeriksaan oleh tim DVI. Sebelum menemukan jenazah Sunadi, sehari sebelumnya, tim SAR sudah menemukan dua jenazah korban tertimbun longsor di zona C yang diidentifikasi masih satu keluarga yang terdiri dari nenek dan cucu atas nama Katemi (70) dan Iwan Danang Suwandi (27). Dengan ditemukannya jenazah Sunadi, korban hilang yang belum ditemukan masih 25, dan akan diteruskan pencarian pada Selasa (4/4/2017).

Berikut data korban yang sudah ditemukan:

  1. Katmi (P) 70 tahun warga RT/RW 03/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  2. Iwan Danang Suwandi (L) 27 tahun warga RT/RW 03/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  3. Sunadi (L) 47 tahun warga RT/RW 03/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung

Berikut data korban hilang yang belum ditemukan:

  1. Jadi (L) 40 tahun Warga RT/RW 02/III Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  2. Pujianto (L) 47 tahun warga RT/RW 02/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  3. Siyam (P) 40 tahun warga RT/RW 02/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  4. Situn (P) 45 tahun warga RT/RW 02/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  5. Tolu (L) 47 tahun warga RT/RW 02/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  6. Katimun (L) 55 tahun warga RT/RW 02/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  7. Muklas (L) 48 tahun warga Dukuh Krajan, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  8. Menik, (L) 45 tahun warga RT/RW 02/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  9. Arda, (L) 5 tahun warga RT/RW 03/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  10. Janti (P) 50 tahun warga RT/RW 03/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  11. Fitasari, (P) 28 tahun warga RT/RW 03/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  12. Nuryono, (L) 17 tahun  warga Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  13. Suyono (L) 35 tahun warga RT/RW 03/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  14. Suroso (L) 35 tahun warga RT/RW 02/I Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  15. Kateno, (L) 55 tahun warga Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  16. Litkusnin (L) 60 tahun warga Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  17. Bibit (P) 55 tahun Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  18. Poniran (L) 45 tahun Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  19. Prapti (P) 35 tahun  warga Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  20. Misri (P) 27 tahun warga Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  21. Anaknya Misri, (P) 3 tahun warga Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  22. Cikrak (P) 60 tahun Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  23. Mujirah (P) 50 tahun Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  24. Suyati (P) 40 tahun Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung
  25. Purnomo (L) 26 tahun warga Dukuh Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung

(MR01/ant)