TINGKATKAN PROFESIONALITAS, POLDA JATIM BERIKAN PEMBINAAN DI RUTAN PONOROGO

oleh

Ponorogo-WWW.MADIUNRAYA.COM
Jajaran Polisi Khusus Lapas (Polsuspas) dari 3 Rumah Tahanan Negara (Rutan) yang meliputi Rutan Kelas IIb Ponorogo, Rutan Kelas IIb Pacitan dan Rutan Kelas IIb Magetan mendapatkan pembinaan dari Tim Subdit Bin Satpam/Polsus DIT Binmas Polda Jatim di Aula Rutan Kelas IIb Ponorogo, Rabu (22/03).

Dalam pidato penyambutan Kepala Rutan Kelas IIb Ponorogo, Hendro Susilo Nugroho menyatakan bahwa kegiatan kali ini diharapkan membawa pencerahan bagi semua petugas rutan khususnya Polsuspas dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. “Apalagi warga binaan yang ada memiliki jenjang pendidikan yang beragam dengan konsekuensi memiliki keragaman pembinaan dan pelayanan untuk menjadikan mereka menjadi manusia yang utuh dan berguna bagi lingkungannya setelah mereka menjalani masa hukuman”, jelas Hendro.
Selain itu, pembinaan dan sosialisasi yang diberikan oleh Polda Jatim ini juga dapat menambah pengetahuan sebagai upaya menyesuaikan terhadap perkembangan jaman sehingga citra lembaga pemasyarakatan atau Rutan dalam hal ini menjadi positif, pungkas Hendro.

Sementara dalam memberikan uraian Kompol Alit Suyasa dan AKP Slamet meminta Polsuspas dari Rutan Ponorogo, Pacitan dan Magetan agar selalu bersikap profesional dan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dalam paparannya, Kompol Alit memberikan pemahaman bahwa petugas lapas harus selalu bersih dan tidak melanggar hukum agar dihargai dan disegani oleh warga pembinaan. “Selain itu kita harus memberikan pengayoman, memperlakukan yang sama dalam pelayanan, memberikan pendidikan dan pembimbingan serta memberikan penghormatan harkat dan martabat manusia”, ujar Kompol Alit.



Selain itu pihak rutan harus memberikan hak hak warga binaan tanpa kecuali dengan berlandaskan ketentuan yang berlaku, jelas Kompol Alit.
“Kita juga harus mendukung sikap Presiden Jokowi yang menyatakan perang terhadap Narkoba dengan membersihkan dahulu diri kita terhadap Narkoba”, lanjut Kompol Alit.

Sementara dalam uraiannya AKP Slamet, SH menyatakan bahwa dalam menjalankan tugas Polsuspas harus melengkapi dokumen termasuk kartu anggota. “Kebanyakan anggota Polsuspas di Jawa Timur sudah mati atau bahkan belum memiliki kartu anggota, untuk itu kita akan segera melapor kepada pimpinan di Polda untuk segera menerbitkan kartu anggota bagi Polsuspas dengan regulasi yang telah ditentukan”,ujar AKP Slamet.
Dengan memiliki kartu anggota, secara hukum membuat Polsuspas memiliki kewenangan dalam menegakkan hukum yang dalam hal ini membantu tugas kepolisian, pungkas AKP Slamet. (GIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *