Viral Video Pemotor di Sukoharjo Maki dan Ajak Kelahi Polisi, Ternyata Pernah Berobat di RSJ

SUKOHARJO, Madiunraya.com – Video seorang pria di Sukoharjo, Jawa Tengah, yang memaki dan mengajak berkelahi polantas yang menilangnya sedang ramai dibicarakan. Ternyata pria tersebut merupakan ‘alumni’ Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Tampak dari video tersebut, lokasi kejadian berada di bundaran Patung Pandawa, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo. Pengendara sepeda motor harus berurusan polisi karena tidak memakai helm.

Polisi diketahui telah mengambil kunci sepeda motor agar pengendara tidak kabur. Saat diminta menunjukkan SIM, STNK, maupun KTP, pria tersebut justru marah-marah.

Awalnya pria ini mengaku buru-buru untuk menjemput ayahnya yang pulang dari umroh. Dia mulai mengeluh lantas melontarkan kalimat makian kepada polisi yang bertugas.

Pria ini lantas menelpon salah seorang rekannya dan menceritakan kejadian yang dialaminya dengan suara keras, di depan polisi. Kalimat makian kembali dilontarkan.




Seorang anggota polisi yang berada di pos jaga sempat mengingatkan kepada pria ini untuk berkata sopan. “Sakkarepku to (terserah saya dong),” jawab pria itu.

“Senggel po? (mau berkelahi?), ” tanya si pria itu.

Menghadapi kalimat kasar dan makian, polisi di Pos Pol itu tetap sabar. Mereka menghadapi pria ini dengan kepala dingin. Video tersebut direkam oleh salah satu polisi yang bertugas.

Dikonfirmasi mengenai kejadian ini, Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Finan Sukma Radipta, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung pada 8 Maret 2017. Ketika itu, Polres Sukoharjo tengah menggelar Operasi Simpatik Candi 2017.”Kami bertindak sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” kata Finan, Minggu (12/3/2017), dikutip dari Detikcom.

Pasien RSJ

Identitas pria tersebut berinisial ER. Petugas polisi mendapati bahwa pria tersebut mengalami gangguan kejiwaan.

“Itu dibuktikan dengan adanya kartu identitas berobat di salah satu rumah sakit jiwa di Surakarta. Setelah itu kunci langsung kami kembalikan,” kata Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Finan Sukma Radipta, Minggu (12/3/2017).

Finan mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (8/3) kemarin. Lokasi kejadian berada di bundaran Patung Pandawa, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo.

Dua hari kemudian, orang tua ER datang ke Mapolres Sukoharjo. Orang tua ER meminta maaf.

“Orang tuanya minta maaf kepada pihak kepolisian karena putranya masih kurang sehat,” ujarnya.

Setelah sempat memaki dan mengajak polisi berkelahi, pria tersebut lantas menuntun motornya meninggalkan pos polantas. Dia tidak bisa menyalakan motor karena kunci motor masih diamankan petugas polantas.