Kronologi Meninggalnya Kiper Arema FC Achmad Kurniawan

oleh

MALANG, Madiunraya.com – Sepakbola Indonesia kembali dirundung duka dengan kehilangan salah satu sosok penjaga gawang veteran, Achmad Kurniawan di usia 37 tahun. Pemain yang membela Arema FC itu merupakan kakak kandung dari kiper timnas Indonesia, Kurnia Meiga Hermansyah. AK47, sebagaimana ia disebut, lahir di Jakarta, 31 Oktober 1979.

Dalam kariernya, ia malang melintang membela beberapa klub Tanah Air seperti Persita Tangerang — yang merupakan klub profesional pertamanya, Arema, Persik Kediri hingga Semen Padang. Kondisi kesehatan Achmad memang sudah tak stabil sejak akhir tahun 2016 di mana ia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Ia didiagnosis mengidap gangguan jantung dan darah.

Awal mulanya, AK pertama kali masuk ke rumah sakit pada Kamis (28/12/2016) siang WIB. Mantan kiper Persita Tangerang itu dilarikan ke rumah sakit yang dekat rumahnya di daerah Singosari, RS Prima Husada. Karena masih tidak sadar, akhirnya Achmad Kurniawan dirujuk ke RSUD Saiful Anwar (RSSA) yang merupakan rumah sakit pusat di Malang sekitar pukul 18.00 WIB.

Kabar angin datang bahwa Achmad Kurniawan masuk ke rumah sakit karena keracunan minuman. Tetapi pihak manajemen Arema FC lewat Media Officernya, Sudarmaji, membantah bahwa kipernya tersebut keracunan minuman. “Tidak benar kalau ada berita keracunan minuman. Dia kena serangan jantung,” kata Sudarmaji.




Istri Achmad Kurniawan, Femy Chintia, mengatakan hasil diagnosis dari dokter rumah sakit karena asam lambung naik dan pengaruh pada pernafasan.  Hasil itu membuat Achmad Kurniawan terbaring lemah tak sadarkan diri atau koma.

Masuknya Achmad Kurniawan ke rumah sakit cukup menggemparkan skuad Singo Edan saat itu. Sebab, tim Arema FC saat itu sudah menggelar persiapan latihan di bawah komando Aji Santoso untuk Liga Super Indonesia 2017. Dari sebuah foto yang tersebar di sosial media, mata AK ditutup isolasi putih. Ada sebuah benda di mulutnya, sehingga mulutnya terus menganga.

Kondisi Achmad Kurniawan yang masih belum sadarkan diri membuat manajemen Arema FC menginginkan untuk mempensiunkannya. Meskipun tidak akan bermain sebagai pemain di Liga Super Indonesia 2017, Achmad Kurniawan direncanakan untuk menjadi staf pelatih kiper jika sudah sembuh dari sakitnya.

Pada Sabtu (7/1/2017), kondisi dari Achmad Kurniawan sudah beransur membaik meskipun belum sadar. Sang istri, Femy Chintia, mengatakan suaminya itu sudah mengalami perkembangan positif.

Kakak kandung dari kiper Timnas Indonesia, Kurnia Meiga, itu masih belum sadar meskipun beberapa anggota tubuhnya sudah terlihat ada pergerakan. “Sudah ada gerakan-gerakan tapi memang belum siuman, tangannya sudah bisa bergerak yang lain juga sudah ada respon,” ucap Femy.

Pergerakan tangan itu membuat Femy cukup senang dan berharap suaminya tersebut bisa segera sadar. Femy pun meminta doa agar masyarakat Indonesia terus mendoakan Achmad Kurniawan. Sebab dengan kondisi sadar proses pemulihan suaminya itu bisa dilakukan dengan cepat.

Kabarnya, saat itu kondisi tekanan darah dari Achmad Kurniawan sudah normal, termasuk jantungnya. Namun, takdir berkata lain, mantan pemain Persik Kediri itu harus bertemu dengan Tuhan lebih cepat pada Selasa (10/1/2016), sekitar pukul 17.50 WIB. 

Selamat jalan Achmad Kurniawan. (MR01)

VIDEO JENAZAH ACHMAD KURNIAWAN DISAMBUT KELUARGA BESAR AREMA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *