BUPATI IPONG : SAYA INGIN GREBEG SURO TAHUN INI SEKELAS EVEN NASIONAL

oleh

Ponorogo-WWW.MADIUNRAYA.COM

Perayaan Grebeg Suro yang dirangkaikan dengan Festival Nasional Reyog Ponorogo XXIII bakal berbeda dengan perayaan tahun lalu. Hal ini terkait dengan ambisi Bupati Ipong Muchlisoni untuk menata dan menjadikan even tahunan masyarakat Ponorogo sekelas even nasional. Perihal tersebut disampaikan oleh Bupati Ipong Muchlisoni saat jumpa pers di kediamannya, Jum’at (23/09).

Menurut Bupati Ipong Muchlissoni,”Hari besar di Ponorogo dalam setahun ada dua yaitu Hari Raya Idul Fitri dan Grebeg Suro, hal tersebut terjadi karena di dua hari besar tersebut masyarakat Ponorogo yang berada di luar daerah akan berbondong-bondong untuk pulang kampung, kalau lebaran ingin bermaaf-maafan, kalau grebeg suro akan berkumpul bersama keluarga dengan melihat pentas reyog”, ujar Bupati Ipong.

Untuk itu kita akan menata sebaik mungkin dengan harapan even ini sekelas even nasional, diantaranya dengan mengubah nama dari festival reyog menjadi festival nasional reyog. Yang kedua lokasi sekitar festival steril dari atraksi tong setan, penjual vcd dan permainan anak yang menimbulkan suara bising, yang ketiga dengan membuat tenda yang bagus dengan prioritas pedagang di alun-alun, yang keempat melarang peserta kirab untuk tidak menyebar permen, uang atau brosur, urai Bupati Ipong Muchlissoni.

“Acaranya juga kita tambah dengan Ponorogo Bersholawat yang akan menunjukkan visi kita yang religius dan juga ada pentas music yang menghadirkan Iwan Fals sebagai legenda music yang punya peminat dari kalangan anak muda hingga orang tua”, lanjut Bupati Ipong.

Meski agak terlambat gaung grebeg suro sudah kita mulai dengan branding mobil milik pemkab, swasta dan kita juga memasang iklan di bandara Juanda dan bandara Adi Sumarmo Solo, dan baliho di luar kota. Selain itu, di jalan-jalan protocol juga diwarnai dengan pemasangan baner grebeg Suro dari toko-toko yang berada di jalan tersebut, sambung Bupati Ipong.

“Harapan kami, grebeg Suro tahun ini mempunyai kesan yang mendalam bagi seluruh masyarakat Ponorogo dengan memberikan hiburan seni budaya yang menarik dengan tetap menjaga kesakralan suasana Suro serta mengakomodir seluruh keinginan masyarakat, target utama kami adalah menghidupkan ekonomi warga dan tentu saja menambah Pendapatan Asli Daerah”, pungkas Bupati. (ag 1 n)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *