Kemenag Ngawi Imbau Calon Haji Jaga Kesehatan

Tidak ada komentar 179 views

NGAWI, Madiunraya.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengimbau para calon haji menjaga kesehatan fisik dan mental agar lancar dalam menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

“Kami mengimbau calon haji untuk rutin latihan jalan kaki di pagi hari sepanjang 500 hingga 1.000 meter agar calon haji terbiasa berjalan jauh, apalagi saat menunaikan ibadah haji nanti juga ada Sa’i atau lari-lari kecil,” ujar Kasi Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Ngawi Mas’ud, kepada wartawan, di Ngawi, Kamis.

Selain fisik, pihaknya juga meminta para calon haji untuk memiliki mental yang kuat dan tidak takut selama menunaikan ibadah haji.

“Diharapkan para calon haji ikhlas dan tidak takut, sebab jika takut malah akan mempengaruhi kesehatan. Berserah diri saja, maka Allah SWT akan menolong,” kata dia.

Ia menjelaskan calon haji asal Kabupaten Ngawi berjumlah sebanyak 177 orang. Mereka tergabung dengan kelompok terbang (Kloter) 14 bersama dengan 169 calon haji asal Pacitan dan 99 calon haji asal Surabaya.

Adapun proses pemberangkatan dijadwalkan pada tanggal 14 Agustus 2016 yang dilepas langsung oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono di Pendopo Wedya Graha.

“Setelah beristirahat sebentar dan melakukan proses pemeriksaan administrasi, rombongan Kloter 14 dijadwalkan terbang ke Tanah Suci melalui Embakarsi Surabaya pada tanggal 15 Agustus,” terang dia.

Secara umum, katanya, semua calon haji asal Ngawi telah siap berangkat. Sebanyak 177 calon haji tersebut telah melalui berbagai tahapan dengan lancar.

Mulai dari pelunasan BPIH, pengurusan visa dan paspor, tes kesehatan, manasik haji, pemberian vaksin meningtis, dan pembekalan lainnya sesuai aturan yang berlaku.

Sementara, salah satu calon haji asal Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Yulianto, mengaku senang akhirnya dapat berangkat menunaikan ibadah haji setelah menunggu belasan tahun untuk mendapat giliran berhaji.

“Insyaa-Allah telah siap. Segala persiapan telah saya lakukan dengan menjaga kesehatan fisik dan mental, termasuk rutin melakukan jalan pagi. Saya berangkat bersama istri,” kata Yulianto.

Pihaknya berharap semua tahapan berhaji dapat ia jalani dengan lancar bersama semua calon haji lainnya, untuk dapat menjadi haji mabrur. (MR01/Ant)