LEGISLATIF INGINKAN EKSEKUTIF BANGUN INFRASTRUKTUR, PENDIDIKAN MURAH DAN JANGAN KORUPSI

oleh

Ponorogo-MADIUNRAYA.COM

Hal tersebut disampaikan oleh para Anggota Legislatif DPRD Ponorogo, saat dengar pendapat pandangan umum fraksi-fraksi tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Ponorogo 2016-2021, ruang sidang DPRD Ponorogo, Senin (01/08).

Secara umum, 6 fraksi yang ada di DPRD Ponorogo, yaitu fraksi Golkar, PDI-P, PKB, Demokrat, PAN dan GPIS (Gerakan Pembangunan Indonesia Sejahtera) menyoroti akan pembangunan infrastruktur jalan, kemiskinan, perubahan iklim, kelangkaan pupuk, pendidikan yang murah, pelayanan kesehatan dan lelang jabatan yang transparan.

Menurut sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional, Sunarto, “Selain infrastruktur, pendidikan, angka kemiskinan terbuka juga harus dikurangi, untuk itu kami minta kepada Pemkab dan bapak Bupati untuk memikirkan hal tersebut, selain itu pemerintah juga harus mengantisipasi kelangkaan pupuk”, ujar Sunarto.

Sementara H. Agung Priyanto, SE, MM dalam menyampaikan pandangan fraksi PDI-P menyatakan,”Bupati harus meletakkan jabatan yang dilelang sesuai dengan kompetensi dan keahliannya, serta transparan, sehingga diharapkan pejabat tidak akan salah dalam bertindak dan tidak korupsi, itu sesuai dengan slogan Bupati yang emoh ngapusi dan emoh korupsi”, ujarnya penuh semangat.

Menanggapi keinginan para wakil rakyat tersebut, Bupati Ipong Muchlissoni menyatakan,”Semua keinginan tadi masih dalam kewajaran dan sesuai dengan program kerja kita kedepan seperti reformasi birokrasi, organik dan nanti bisa kita jawab”, ujar Bupati.

Selanjutnya, sebelum disahkan menjadi Perda, Bupati akan menjawab dari pandangan umum fraksi. (AG 1 N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *