Pemkab Madiun Tunggu Juknis Pergantian Rastra dengan Voucher Pangan

oleh

MADIUN, Madiunraya.com – Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menunggu petunjuk pelaksana dan teknis pergantian bantuan beras untuk masyarakat sejahtera (rastra) dengan “voucher” pangan.

“Hingga saat ini belum ada petunjuk dari pemerintah pusat. Kami masih menunggu,” ujar Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Madiun Yudi Hartono kepada wartawan, Jumat.

Menurut dia, berdasarkan hasil koordinasi pemerintah kabupaten dengan provinsi, pergantian tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pemerintah akan mengganti program rastra ke program “voucher” pangan sebabn rastra kurang tepat sasaran.

“Voucher” pangan diharapkan bantuan pangan dapat tepat sasaran dan juga dapat memacu gairah ekonomi mikro.

Dengan “voucher” dengan nilai tertentu setiap bulan tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM) bisa digunakan untuk membeli pangan selain beras, misalnya telur.

Pemerintah mengharapkan akan ada banyak pedagang yang berpartisipasi sebagai tempat penukaran “voucher” penerima jatah.

Selain itu, pemerintah saat ini sedang mempersiapkan payung hukum dari program tersebut dan diharapkan berupa peraturan presiden.

Sementara, pendistribusian rastra di wilayah Kabupaten Madiun masih berlangsung seperti biasa. Selama ini rastra dibagikan dalam bentuk beras kepada penerima bantuan tersebut.

Setiap warga penerima jatah mendapatkan 15 kilogram beras kualitas medium per bulan dengan menebus Rp1.600 per kilogram. Sesuai data yang ada, jumlah rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM) rastra di Kabupaten Madiun mencapai 59.005 kepala keluarga.

Selain dinilai banyak yang tidak tepat sasaran, program rastra juga memiliki kelemahan lain yakni kualitas beras yang terkadang buruk, dan terjadi tunggakan ke Bulog.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *