Pasca Lebaran, Permohonan Kartu Kuning Meningkat

oleh
Kepala Dinsosnakertran SUMANI

PONOROGO, Madiunraya.com – Setelah libur Lebaran, warga Ponorogo yang membuat kartu AK I atau kartu kuning di Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) setempat meningkat drastis.

“Lonjakan pembuatan kartu yang dijadikan syarat untuk mencari kerja ini karena pascalebaran banyak angkatan kerja baru, maupun mereka yang tidak diperpanjang kontraknya sehingga harus membuat kartu kuning ini,kebanyakan diajukan oleh calon TKI, namun mereka belum menjelaskan detail tujuannya ke negara mana” kata Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Ponorogo, Dr H. Sumani, MPd,  Selasa (26/7).

Menurutnya, pascalebaran ini jumlah warga yang membuat kartu kuning ini mencapai 20 orang per hari, yang biasanya paling banyak 3 orang. Meningkatnya pemohon ini juga bertepatan dengan tahun ajaran baru, sehingga banyak warga yang baru lulus sekolah ingin mencari kerja.

Namun, pihaknya juga memberikan saran kepada para pencari kerja ini terutama calon TKI, bahwa tujuan Negara Amerika, Korea dan Jepang tidak dilimpahkan ke pihak swasta namun ditangani langsung oleh  pemerintah melalui BNP2TKI. Yang kedua, umur harus diperhatikan, untuk Malaysia minimal umur 20 tahun, sedang untuk Taiwan, Hongkong dan Singapura minimal umur 23 tahun.

“Jadi kalau ada pihak swasta yang mengatakan, bisa mengantar ke Amerika, Jepang dan Korea itu ilegal” tegas Sumani.

Sementara, salah seorang pencari kerja Siti (20) dari Ngrayun, mengatakan usai lebaran akan bekerja di Malaysia.“Sambil nunggu usia 23 tahun, saya kerja ke Malaysia dulu, soalnya gaji yang didapat 2 kali lipat dibanding kerja di Jakarta atau Surabaya, sebagai pembantu,”ujarnya.

Reporter/Foto: Yahya

Editor: Nawan Cita Almoen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *