622 Jamaah Haji Trenggalek Telah Kembali

Tidak ada komentar 13 views

Jamaah haji Trenggalek telah kembali. (Foto: Humas Setda Trenggalek)

TRENGGALEK, Madiunraya.com – Sebanyak 622 jamaah haji asal Kabupaten Trenggalek, atau kloter 9 dan 10 debarkasi Surabaya telah pulang ke daerah itu pada Minggu (10/9/2017) lalu pukul 16.30 WIB untuk kloter 9 dan pukul 20.30 untutk kloter 10. Kedatangan jamaah haji Trenggalek tersebut disambut Sekda Trenggalek, Drs. Ali Mustofa, M.Si, di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek.

“Selamat datang kembali kerumah, semoga menjadi Haji yang Mabrur, semoga dengan gelar haji, dapat meningkatkan iman dan taqwa para Jamaah Haji, dan dapat lebih mensyiarkan ajaran agama di lingkungan masing-masing,”kata Ali, dikutip dari laman Humas Setda Trenggalek.

Sebagai informasi, sebelumnya sebanyak 627 Jama’ah Calon Haji yang diberangkatkan ke Madinah untuk menjalankan Rukun Islam ke-5 ini. Namun yang dipulangkan pada 622 jamaah Haji.




Lima orang kekurangannya ada yang gagal berangkat karena meninggal, sakit dan masih dirawat di Mekkah dan gabung dengan kloter lainnya. Jamaah haji asal Trenggalek ini terbagi dalam dua kloter, 9 dan 10. Kloter 9 yang berjumlah 220 tiba sedikit lebih awal. Sekitar pukul 16.30 WIB, mereka sudah tiba dihalaman Pendopo dan langsung dijemput oleh keluarga.

Sedangkan kloter 10 yang berjumlah 402 orang jamaah baru tiba sekitar pukul 20.50 WIB. Sama halnya dengan kloter sebelumnya kedatangan Jamaah kloter ini juga langsung disambut keluarga maupun penjemput lainnya.

Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek, Assaat Handayono, mengatakan, tahun ini jumlah CJH mengalami peningkatan signifikan. Tahun 2016 jumlah CJH yang berangkat ke tanah suci hanya 397 orang. Tahun ini meningkat menjadi 640, namun ada 13 orang yang mutasi ke luar daerah.

Ada 294 CJH laki-laki dan 333 CJH perempuan. CJH paling banyak berusia 51 tahun hingga 60 tahun, yaitu 240 orang. Sedangkan usia 61 tahun hingga 70 tahun sebanyak 188 orang. Usia 71 tahun hingga 80 tahun sebanyak 88 orang, dan di atas 80 tahun sebanyak 16 orang. (Humas/MR01)