Polrestabes Surabaya Tangkap 3 Mahasiswa Terkait Narkoba

SURABAYA, Madiunraya.com – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menyelidiki tiga mahasiswa terkait perkara narkoba setelah terjaring dalam Operasi Cipta Kondisi di Surabaya, Minggu (10/9/2017) dini hari.

“Ketiganya langsung kami bawa ke Markas Polrestabes Surabaya untuk pengembangan penyelidikan,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Leonard Sinambela kepada wartawan usai memimpin razia Operasi Cipta Kondisi.

Dia mengatakan Operasi Cipta Kondisi yang digelar bersama aparat gabungan dari Polrestabes Surabaya, Tentara Nasional Indonesia dan Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Surabaya tersebut bertujuan mengantisipasi atau mencegah tindakan kejahatan.

Operasi yang berlangsung di Jembatan “Middle East Ring Road” (MERR) Jalan Ir Soekarno Surabaya itu digelar mulai pukul 00.00 hingga 02.00 WIB.




Leonard belum bisa membeberkan identitas tiga mahasiswa yang dalam razia tersebut terjaring membawa narkoba jenis ganja dan sabu-sabu.

Ketiganya tampak berada dalam satu mobil “Mitsubishi Mirage” warna merah berpelat nomor B 1624 SIS, terdiri dari seorang perempuan dan dua orang laki-laki.

Polisi menemukan sejumlah barang bukti narkoba tersebut setelah menggeledah di dalam mobil beserta keseluruhan barang-barang yang mereka bawa.

Salah seorang di antaranya mengaku sebagai mahasiswa di sebuah perguruan tinggi negeri di Surabaya.

“Identitas selengkapnya ketiga mahasiswa ini saya belum tahu karena tadi langsung dibawa oleh anggota Satuan Reserse Narkoba ke Polrestabes Surabaya untuk langsung kami kembangkan kasusnya,” ujarnya.

Termasuk berapa banyak barang bukti yang diamankan Leonard juga belum mengetahui karena juga langsung diamankan ke Polrestabes Surabaya untuk pengembangan penyelidikan.

“Dini hari ini juga sebisa mungkin langsung kami gali kasusnya untuk memburu bandarnya,” katanya.

Selain mengamankan ketiga mahasiswa tersebut, Operasi Cipta Kondisi pada dini hari itu juga menangkap seorang remaja yang terjaring membawa sejumlah butir pil koplo yang disembunyikan di dalam jok sepeda motornya.

“Remaja ini juga langsung kami bawa ke Polrestabes Surabaya berikut barang buktinya untuk pengembangan penyelidikan,” ujar Leonard.

Operasi Cipta Kondisi pada Minggu dini hari itu juga menjaring ratusan pengendara sepeda motor tanpa surat-surat lengkap yang langsung ditilang.