Seorang Jamaah Haji Ponorogo Meninggal Dunia di Tanah Suci

SURABAYA, Madiunraya.com – Seorang jamaah haji asal Kabupaten Ponorogo, atas nama Suroso bin Hardjo Sentono, 76 tahun meninggal dunia pada Sabtu (9/9/2017) pukul 02.30 Waktu Arab Saudi di Pemondokan Kiswah jarwal. Suroso adalah jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang 23 dengan alamat Jalan RA Kartini RT/RW 02/II Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo.

Dengan meninggalnya satu jamaah tersebut menambah deretan jamaah haji yang wafat selama penyelenggaraan haji tahun 2017. “Berdasarkan data mulai hari pertama kedatangan di Arab Saudi hingga Jumat (8/9),70 orang yang wafat,” ujar Wakil Sekretaris I Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Sutarno, ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (9/9/2017).




Sesuai data sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat), kata dia, penyebab utama jamaah wafat akibat “cardiovascular disease” atau penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah, saluran pernapasan, disusul kanker. “Penyakit lainnya, mulai kanker payudara, getah bening, dan beberapa penyakit lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, saat ini ribuan jamaah telah dipulangkan ke Tanah Air usai menjalani puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina, melalui Bandar Udara Internasional King Abdul Azis Jeddah.

Khusus Sabtu (9/9), empat kelompok terbang yaitu kloter 5-8 tiba di Asrama Haji, masing-masing dari Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Tulungagung dan Kota Surabaya.”Para jamaah haji yang masuk asrama harus melalui beberapa pemeriksaan, antara lain kesehatan, perlengkapan pribadi dan lainnya. Kami ucapkan selamat datang dan selamat kembali ke daerah masing-masing,” katanya.

Di sisi lain, jamaah haji yang masuk gelombang dua saat ini masih berada di Makkah dan dalam waktu dekat akan digeser ke Madinah untuk menjalankan ibadah Arbain atau shalat 40 waktu tanpa putus di Masjid Nabawi.