Festival Jaranan Trenggalek Berlangsung Meriah

oleh
Festival Jaranan di Trenggalek. (Foto: Humas Setda Trenggalek)
Festival Jaranan di Trenggalek. (Foto: Humas Setda Trenggalek)

TRENGGALEK, Madiunraya.com – Massa yang diperkirakan mencapai ribuan orang terus memadati Alun-alun Kota Trenggalek, Jawa Timur memeriahkan Festival Jaranan ke-22 yang digelar dalam rangka hari jadi ke-823 Trenggalek, Senin (28/8/2017) kemarin.

Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak yang terus memantau kegiatan tersebut menyatakan apresiasi tinggi atas antusiasme warga dari berbagai pelosok daerah di Trenggalek maupun warga luar kota untuk menyaksikan festival jaranan 2017 yang dijadwalkan berlangsung mulai Sabtu (26/8) hingga Selasa (29/8) itu.

“Ini adalah festival jaranan ke-22. Artinyam sudah 22 tahun Kabupaten Trenggalek menggelar pentas kesenian khas warisan leluhur, yaitu seni tari Turonggo Yakso,” kata Emil.

Emil Dardak menyampaikan, dalam hal pelestarian seni budaya, Kabupaten Trenggalek disebutnya sebagai salah satu jawaranya.

“Dengan pentas jaranan, meski tanpa dangdut, band maupun hiburan kekinian lainnya, warga masyarakat bisa berkumpul tumpah ruah padati Alun-alun Trenggalek,” ucap Emil.




Ditambahkan oleh suami Arumi Bachsin ini, bahwa seni tari Turonggo Yakso yang merupakan kesenian asli Trenggalek telah mampu “go-international”.

Emil menceritakan pada 2016, Trenggalek mengirimkan pelatih tari beserta peralatan tari Turonggo Yakso untuk dipentaskan di Beppu City, Oita, Jepang.

Pada tanggal 15 juli 2016 lalu, seni tari Turonggo Yakso tampil di “Grand Show Indonesia Week”.

Suatu kebanggaan dan kehormatan bahwa yang memainkan tari tersebut adalah mahasiswa dari berbagai negara yang menimba di Jepang.

Ajang “Indonesian Week” sendiri menurut penjelasan Emil diselenggarakan di kampus yang memiliki mahasiswa yang berasal dari 80 negara, dan sejak kurang lebih dari 10 tahun yang lalu telah menyedot minat publik Jepang, sebagaimana telah diberitakan oleh media-media nasional selama beberapa tahun terakhir.

“Berawal dari itu, kini Turonggo Yakso tampil di berbagai event disana. Bahkan saat ini Turinggo Yakso menjadi salah satu ekstrakurikuler beberapa sekolah di Jepang,” kata Emil Dardak.

Ia mengatakan, Turonggo Yakso Trenggalek telah membawa nama baik Kabupaten Trenggalek dan Indonesia ke kancah internasional.

Kemasan Festival Jaranan yang ke-22 di tahun 2017 ini sedikit berbeda dibandingkan dengan penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya.

Festival tahun ini diikuti oleh sebanyak 35 grup jaranan lokal dan tujuh grup jaranan dari luar Kabupaten Trenggalek. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *