Truk Pembawa Perlengkapan Rainas XI Ponorogo Tabrak Tronton, Sopir dan Kernet Tewas

oleh

SUBANG, Madiunraya.com – Truk bermuatan alat perkemahan Raimunas Nasional (Rainas) XI dari Ponorogo menabrak tronton pengangkut pasir di Jalan Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) Jalur B Kilometer 116 wilayah Kabupaten Subang, Jumat (11/8/2017) malam WIB.

Kejadian itu merenggut dua korban jiwa, keduanya sopir dan kernet truk tewas seketika di lokasi kejadian. Kecelakaan di Tol Cipali itu berawal saat truk muatan alat perkemahan bernomor polisi AE 8553 FD melaju di Jalur B dari arah Palimanan menuju Cikopo. Ketika melintas di Kilometer 116, tepatnya di wilayah kecamatan Cibogo Kabupaten Subang, lajunya hilang kendali. Truk yang dikemudikan Suprapto (53) menabrak bagian belakang truk tronton bermuatan pasir nomor polisi T 9334 F yang tengah melaju di depannya.

Bagian depan truk ringsek, sehingga sopir dan kernetnya terjepit. Tak lama setelah mendapat laporan petugas tiba dilokasi, langsung berupaya mengevakuasi korban. Upaya mereka berhasil tetapi nyawa kernet dan sopir truk tak tertolong, keduanya tewas dilokasi kejadian.

Kedua jenazah langsung dibawa petugas ke ruang jenazah RSUD Ciereng Subang. Identitas kedua korban tewas diketahui sopir truk Suprapto (53) warga Purwosari, Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo dan kernet truk Rudi (53) warga Prajekan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.

Belum bisa dipastikan penyebab kecelakaan tersebut, tetapi dugaan sementara akibat sopir truk mengantuk. Kecelakaan itu kini ditangani unit Laka Satlantas Polres Subang.

Sementara, Kanit Laka Satlantas Polres Subang, Zaenudin, mengatakan dua korban meninggal yaitu sopir dan kernet truk pengangkut alat perkemahan sudah dibawa ke RSUD Subang. Sedangkan truk yang terlibat kecelakaan dievakuasi ke POS PJR Tol Cipali di gerbang Cilameri Subang. “Kejadian ini masih ditangani petugas, guna memastikan penyebab terjadinya kecelakaan,” ujarnya.

Sumani, sekretaris kwarcab Ponorogo (baju ungu) saat takziah ke rumah korban.

Kedua jenazah sendiri sudah diberangkatkan dengan ambulan dari RS Ciereng menuju ke rumah duka di Ponorogo. Sementara, semua barang yang ada di truk akan di bawa oleh truk pengganti utk diteruskan menuju Cibubur. Sementara, di Ponorogo, Sekretaris Kwarcab setempat didampingi Parbo, Wuwuh, Edi S dan Lukman melakukan komunikasi dengankeluarga korban.

Sebagai informasi, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka akan menggelar Raimuna Nasional (Rainas) XI di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, 13-21 Agustus 2017

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengatakan kegiatan Pramuka akan dihadiri 15 ribu Pramuka usia 17-25 tahun dari 34 provinsi dan 514 kota/kabupaten se-Indonesia. Kontingen yang sudah hadir di antarnaya Nusa Tenggara Timur, Papua, Aceh, Maluku dan lain-lain.

Dia menjelaskan kata “raimuna” yang diambil dari bahasa Ambai, Yapen, Papua. “Rai” berarti sekelompok orang dan “muna” adalah daya kekuatan yang berpengaruh baik dalam mencapai keberhasilan. Raimuna berarti sekelompok orang yang tengah berkumpul bersama dengan segala daya kekuatan yang baik untuk mencapai tujuan bersama.

“Peserta Raimuna Nasional XI adalah Pramuka pilihan di daerahnya yang telah lolos seleksi. Mereka jauh-jauh datang dari daerahnya untuk melihat langsung Indonesia dengan indahnya kebhinekaanya. Menariknya, seluruh panitia Raimuna ini adalah anak-anak muda yang usianya relatif sama dengan peserta,” kata Adhyaksa.

Raimuna Nasional mengajarkan kepada 15 ribu peserta tentang Pancasila yang salah satunya berisi soal kebhinekaan dengan kegiatan luar ruangan yang menyenangkan.Seluruh perencanaan dan pelaksanaan dilakukan oleh anak-anak muda, mereka rapat siang malam karena ini kegiatan luar ruangan. (YAH/MR01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *