Wabup: Bayi Lahir di Tepi Jalan Diperlakukan Sama, Meski Ibunya Alami Gangguan Jiwa

oleh

TRENGGALEK, Madiunraya.com – Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin menjenguk bayi lahir di tepi jalan, Rabu (9/8/2017). Pria yang akarab disapa Gus Ipin ini ingin melihat dan menyaksikan langsung kondisi Bayi dan Ibunya yang tengah mendapatkan perawatan di RSUD Dr. Soedomo Trenggalek. Melihat kondisi ibu bayi, disinyalir Malikah memiliki penyakit gangguan kejiwaan (ODGJ).

Saat menjenguk, Wakil Bupati yang juga Ketua Tim Koordinator Penanggulangan Kemiskina (TKPK) Kabupaten Trenggalek ini menegaskan akan memberlakukan sama dengan warga Trenggalek, meskipun Malikah bukan orang Trenggalek.

“Sekarang banyak femomena orang-orang dengan gangguan jiwa dari daerah lain, entah siapa oknumnya selalu dikirim ke daerah-daerah lain. Siapapun itu orangnya, ketika itu masuk kedalam teritorial Kabupaten Trenggalek pastinya kita akan layani sama,”katanya, dikutip laman Humas Setda Trenggalek.

Dia menuturkan bahwa orang yang mengaku namanya Inem atau Malikah, saat ini sedang ditangani.




“Alhamdulillah anaknya pun dalam kondiai sehat dan yang lebih penting lagi sekarang pihak keluarga sudah bisa dihubungi, sehingga nanti kita akan segera bermusyawarah dengan pihak keluarga, untuk memberi solusi yang terbaik. Termasuk seperti apa perlakuan yang dilakukan untuk bayinya,”jelasnya.

Sementara, kondisi ibu bayi lahir ditepi jalan Karangsoko Trenggalek, mulai membaik. Saat ini Ibu bayi yang telah diidentifikasi bernama Malikah (33), warga Dusun Paren Desa Ketangi Kaliangkrik Magelang mendapatkan perawatan intensif memasuki masa nifas di RSUD Dr. Soedomo Trenggalek.

Saat ini Malikah sementara dirawat diruang kejiwaan rumah sakit Dr. Soedomo karena diduga memiliki gangguan kejiwaan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pasien.

Sudjiono, Kasie Pelayanan Keperawatan RSUD Dr. Soedomo Trenggalek menyampaikan, pasien saat ini sedang menjalani masa nifas, sehingga saat masih dilakukan odservasi, evaluasi terhadap pasien. “Pada prinsipnya kondisi pasien saat ini sudah berangsur membaik,” ungkap Sudjiono.

Ditambahkan olehnya “untuk biaya perawatan pasien ini kedepan, semuanya ditanggung oleh RSUD melalui dana kemitraan, sampai dengan ada keputusan lebih lanjut,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, ibu bayi bernama Malikah yang masih lemah usai persalinan sendiri di emperan rumah warga di RT 03/ RW 01 Dusun Sukorejo, Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, sekitar pukul 14.40 WIB Persalinan secara darurat itu kemudian diketahui warga dan segera mendapat bantuan penanganan dari seorang kader posyandu bernama Uswatul Hasanah.

Dari laporan warga, beberapa petugas dari unsur babinsa TNI, babinkamtibmas Polres Trenggalek, perangkat desa, dan dinas sosial lalu melakukan upaya pertolongan dengan menghubungi RSUD dr Soedomo, sehingga perempuan itu segera dievakuasi menuju rumah sakit guna mendapat perawatan intensif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *