Peringati Harganas, Puluhan Mobil Penerangan KB Keliling Ngawitan Dirogo

KONVOI KB. Puluhan mobil KB terparkir di alun-alun Ponorogo usai konvoi, Rabu (26/7/2017). (Foto: Yahya Ali Rahmawan/Dok. Madiun Raya)

PONOROGO, Madiunraya.com – Memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 24 tingkat Provinsi Jawa Timur yang dipusatkan di Kabupetan Ponorogo, puluhan Mobil Unit Penerangan (Mupen) Keluarga Berencana melakukan konvoi dari Nganjuk, Ngawi, Magetan, Madiun dan berakhir di Ponorogo. Saat finish di Paseban Alun alun, peserta konvoi di sambut Wakil Bupati Ponorogo beserta jajarannya, Rabu (26/07).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sudjarno menyampaikan selamat datang kepada peserta konvoi dari Badan KB dan Pengendalian Penduduk Kabupaten / Kota se Jawa Timur.”Selamat datang di kota reyog, selamat hari keluarga nasional ke 24,”katanya.




“Dengan memperingati hari keluarga nasional ke 24 ini mari kita galakkan Keluarga Berencana dengan 2 anak cukup menuju keluarga yang bahagia dan sejahtera, dan sebelum menyukseskan KB mari kita gencarkan genre atau generasi berencana, karena generasi kita sekarang merupakan pemimpin negara di masa yang akan datang,”imbuhnya.

Djarno berharap dengan peringatan Harganas ke 24 bisa menciptakan keluarga yang berbahagia dengan mensosialisasikan pentingnya pendidikan keluarga. Karena dari keluarga generasi kita mendapat pendidikan dan pengetahuan, keluarga merupakan wahana pertama kali menanamkan nilai nilai kebangsaan dan kegamaan.

“Sehingga penanaman cinta tanah air dan menjadikan anak anak kita beriman adalah dari keberhasilan kita membina rumah tangga kita dengan baik dan bahagia, salah satunya adalah dengan KB ini,”ujarnya.                        

Dalam kesempatan itu, menurut salah satu peserta konvoi, Dion Suwito, kegiatan ini merupakan kegiatan akbar yang baru pertamakalinya dilaksanakan di Ponorogo semenjak dirinya menjadi petugas PL KB, 30 tahun yang lalu.”Dengan iring-iringan ini memperlihatkan kepada masyarakat tentang keberadaan kami petugas KB, peran petugas KB sangat besar yakni menekan pertumbuhan penduduk dan mengendalikannya, alhamdulilah Ponorogo sangat berhasil KB nya,”katanya. (MR01/YAH)