Pilgub Jatim: Elektabilitas Gus Ipul Paling Tinggi

Tidak ada komentar 316 views

SURABAYA, Madiunraya.com – Setahun jelang Pemilihan Gubernur Jawa Timur, Lembaga Survei Regional (LSR) merilis hasil survei popularitas dan elektabilitas kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur untuk Pilkada Jawa Timur 2018.

Berdasarkan hasil survei, menunjukkan popularitas Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf atau biasa dipanggil Gus Ipul menempati posisi pertama, yakni mencapai 86 persen.

“Di bawah Gus Ipul ada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 78 persen dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa 77 persen,” kata Direktur LSR, Muhammad Mufti Mubarok pada Kamis (1/6/2017) di Surabaya.

Mufti menyebut untuk peringkat selanjutnya adalah Ketua DPRD Jawa Timur Abdul Halim Iskandar, mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin, politikus PDIP Pramono Anung, mantan Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dan mantan calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimukti Yudhoyono.




Namun demikian, meski popularitas Gus Ipul paling tinggi, namun angka elektabilitasnya hanya mencapai 37 persen. Selisih tipis dengan Risma dan Khofifah, yakni masing-masing 34 persen dan 33 persen. Semua masih sama-sama jeblok di bawah 40 persen. “Artinya semua masih sangat berpeluang karena elektabilitas semua kandidat di bawah 40 persen,” katanya lagi.

Dia menyampaikan bahwa hasil survei lembaganya yang dilakukan pada November 2016-Maret 2017, menyebutkan kandidat calon gubernur mengkrucut hanya pada tiga nama, yakni Gus Ipul, Risma, dan Khofifah.

Sementara untuk kandidat wakil gubernur masih cair dan belum mengkrucut pada sejumlah nama. Terkait munculnya nama Risma sebagai kandidat calon guburner, Mufti mengatakan Risma fenomenal kerena dia figur baru di antara figur lama.

“Risma popularitasnya naik karena masyarakat membutuhkan calon yang bukan itu-itu saja. Mereka merindukan akan pemimpin baru di Jawa Timur,” ujarnya.

Dia mengatakan Pemilihan Gubernur Jatim bakal jadi pertarungan poros partai yang punya kepentingan nasional, yakni poros Jokowi, Prabowo, dan SBY. “Karena pelaksanaannya mendekati Pileg dan Pilpres,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, sejauh ini partai yang bisa mengusung calon sendiri hanya Partai Kabangkitan Bangsa (PKB) dengan memiliki kursi di DPRD Jawa Timur sebanyak 20 kursi.

Sedangkan PDIP hanya punya 19 kursi, Gerindra (13), Demokrat (13), Golkar (11), PAN (7), PKS (6), PPP (5), NasDem (4), dan Hanura (2). PKB hampir dipastikan mengusung Gus Ipul sebagaimana keinginan para kiai Nahdlatul Ulama se-Jatim.