Heboh Pertunjukan Live Sex Show di Tulungagung, 2 Pemandu Masih Dibawah Umur

oleh

TULUNGAGUNG, Madiunraya.com – Pertunjukan live sex show yang disuguhkan YES Karaoke di Tulungagung, Jawa Timur akhirnya digerebek Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, (3/5) malam. Dari 43 perempuan yang dibawa ke Polda Jatim, 3 orang dijadikan tersangka karena sebagai mami dan penyedia tempat.

Ketika penggerebekan berlangsung, penari striptis tidak bisa berdalih, karena mereka tengah meliuk-liukkan tubuhnya dengan kondisi tidak berpakaian di sebuah ruangan. Petugas lantas menyalakan lampu dan menyuruh dua penari yang tengah beraksi itu berpakaian kembali.

Penyidikan yang dilakukan petugas hasilnya cukup mengagetkan. Karena dengan uang Rp 700.000 tamu yang membooking bisa menyaksikan tarian telanjang plus hubungan seksual dalam ruangan (room).

Penggerebekan tempat hiburan Yess Karaoke di Tulungagung mendapati empat orang perempuan pemandu lagu yang masih berusia di bawah umur, dua dari Malang dan 2 dari Bandung. Pada kasus ini, polisi telah menetapkan tersangka. Yaitu, K, JOL dan A. Ketiganya adalah mami, manajer dan waitres rumah karaoke tersebut.




Mereka terjaring bersama 26 pemandu lagu yang berusia dewasa. Pengggerebekan yang dilakukan Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim ini karena memperoleh informasi adanya penari telanjang (striptis) di tempat hiburan itu. “Dari 30 wanita pemandu lagu, itu 4 diantaranya masih anak di bawah umur,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Agung Yudha Wibowo, Jumat (5/5/2017).

30 wanita pemandu lagu yang diamankan dari rumah karaoke itu, dibawa ke Polda Jatim dengan menggunakan 8 mobil. Mereka dibawa bersama 3 orang lainnya yang berperan sebagai mami, manajer dan waitres pada Rabu (3/5/2017).

Dari hasil pemeriksaan di Mapolda Jatim, empat anak di bawah umur itu berasal 2 dari Bandung, Jawa Barat. Sedangkan 2 lainnya dari Malang, Jawa Timur.”Dari hasil pemeriksaan, empat anak dibawah umur itu hanya menjadi pemandu lagu, tidak ikut striptis. Meskipun tidak ikut striptis, tetap saja tidak boleh memperkerjakan anak dibawah umur. Itu sudah masuk ranah tindak pidana perdagangan orang,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *