DIES NATALIS KE 43, SMKN 1 PONOROGO GELAR SMEKANSA SUPER CHALENGE 2017


Ponorogo-WWW.MADIUNRAYA.COM

Dalam rangka Dies Natalis SMK Negeri 1 Ponorogo ke 43, digelar acara SMEKANSA SUPER CHALLENGE 2017 yang dibuka oleh Bupati Ponorogo, di Halaman SMKN 1 Ponorogo, Selasa (25/04).

Acara yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, Hari Kartini dan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tersebut mendapat antusiasme dari seluruh siswa SMKN 1 Ponorogo.

Hadir dalam acara pembukaan Dies Natalis SMKN 1 Ponorogo tersebut, Bupati Ponorogo, Ketua PGRI Ponorogo, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Ponorogo, Forpimcam Kota Ponorogo dan segenap civitas akademika SMKN 1 Ponorogo.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia acara, Sunarno Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan peringatan Hardiknas, Hari Kartini dan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan secara serentak. “Acara yang bertajuk SMEKANSA SUPER CHALLENGE 2017 ini kami laksanakan untuk mencari bibit unggul dalam perlombaan yang akan digelar, yaitu lomba karawitan, geguritan, paduan suara, Pramuka dan kompetensi yang lain yang akan diselenggarakan hingga tanggal 28 April mendatang”, ujar Sunarno.




Sementara Kepala Sekolah SMKN 1 Ponorogo, Udi Tyas Arinto menyampaikan walaupun kewenangan SMK sudah ditangan provinsi namun pihaknya meminta dukungan dari Bupati Ponorogo untuk terus mewujudkan visi dan misi SMKN 1 Ponorogo. “Karena pendidikan kejuruan sudah memberi banyak bukti untuk mencetak generasi yang cerdas, terampil dan memiliki semangat berwirausaha”, uja Udi.

Untuk itu di usia ke 43 tahun, SMKN 1 Ponorogo akan terus bersinergi dengan semua pihak demi mewujudkan lulusan yang terbaik, menguasai iptek, memiliki keterampilan dan berdaya saing namun tidak meninggalkan budaya dengan terus nguri-uri budaya jawa, termasuk dengan lomba yang diadakan dalam dies natalis ini, pungkas Udi.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, menyambut baik atas terselenggaranya acara dies natalis SMKN 1 Ponorogo tersebut. “Kegiatan ini merupakan perpaduan yang sangat bagus dalam meningkatkan daya saing anak didik yang menjadi generasi masa depan kita. Karena dijaman digital ini, SMKN 1 Ponorogo tetap memelihara akar budaya yang menjadi karakter luhur serta menjadi identitas kita”, ujar Bupati Ipong.

Selain itu, kegiatan non akademis juga mampu menyeimbangkan antara otak kanan dan otak kiri yang akan mendorong tercapainya kemajuan bagi semua pihak terutama bagi anak-anak kita, pungkas Bupati Ipong.

Pembukaan acara dies natalis ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasa balon ke udara oleh Bupati dan disambut tepuk tangan dari hadirin. (YAH)