Pacitan Canangkan Gerakan Hidup Sehat dan Deklarasi Santun Mapan

PACITAN, Madiunraya.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan mencanangkan gerakan  masyarakat hidup sehat (Germas) dan Sanitasi Total Untuk Masyarakat Pacitan (Santun Mapan), Selasa (4/4/2017) di Pendopo Kabupaten Pacitan, Jalan Jaksa Agung Suprapto nomor 8 Pacitan.

“Kami sangat bangga karena  Germas dicanangkan pertama kali di Pacitan, dan kita memahami bersama bahwa kesehatan masyarakat dimulai dari berperilaku hidup sehat sehingga berdampak pada Kesehatan terjaga, produktif, lingkungan bersih, biaya berobat berkurang sehingga ekonomi bisa meningkat,”kata Bupati Pacitan Drs H Indartato MM, saat menyampaikan sambutannya.

Dikatakan Indartato, saat ini di Pacitan dalam upaya membangun kesehatan masyarakat telah menampakkan hasil meski belum mutlak. Salah satunya melalui parameter berupa usia harapan hidup, dimana saat ini skornya mencapai 71.

“Pencanangan ini sebagai bentuk dukungan pemerintah kabupaten juga menggulirkan program pembiayaan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Selain itu kita juga akan mengupayakan peningkatan pelayanan kesehatan,”ungkapnya.

Saat ini, Indartato menyebut bahwa target pembangunan Kabupaten Pacitan adalah meningkatkan pertimbuhan ekonomi dan peningkatan kesehatan sehingga perekonomian meningkat masyarakat hidupnya sejahtera, anak anak dapat bersekolah dengan baik.”Tantangan pembangunan kesehatan kedepan di Kab. Pacitan yang harus kita perjuangkan membasmi Gizi buruk, anak tidak ada meninggal karena kelaparan, tidak ada anak miskin terabaikan,”katanya lagi.




Dalam kesempatan itu, Indartato memberikan apresiasi atas dukungan pihak desa dalam upaya mewujudkan masyarakat sehat. Sebab mereka juga merupakan bagian dari perpanjangan tangan pemerintah diatasnya.

Sementara, Pejabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan Dr. Eko, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa Germas bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, kesehatan dan pelayanan publik program dan kegiatan ini yang pertama kali dicanangkan di Pacitan dan Jawa Timur.

“Tujuan dari acara ini adalah  untuk meningkatkan tata cara hidup sehat dengan cara pembersihan lingkingan dengan sanitasi yang baik, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, mebawa balita setiap bulan ke posyandu untuk mengetahui satatus pertumbuhan balita dan sebagai deteksi dini gangguan pertumbuhan belita serta penting bagi ibu-ibu untuk mendapat penyuluhan giszi pertumbuhan balita,”tandasnya.

Senada dengan Eko, Kepala Dinas Kesehatan Jatim dr. Kohar Hari Santoso mengungkapkan bahwa saat ini ada pergeseran jenis penyakit. “Penyakit tidak menular naik, beban ekonomi juga naik, peran organisasi perangkat daerah dan masyarakat penting untuk menciptakan kesehatan, prasyarat sehat itu manusianya dan lingkungannya. Jiwa harus berpikiran positif. Asupan gizi harus bagus,”jelasnya.

Selain itu, Kohar mengatakan bahwa  beban ekonomi saat ini makin meningkat akibat penyakit tidak menular seperti Jatung Strok, gagal ginjal, kanker dan akibat kecelakaan semakin meningkat hari demi hari. Kesehatan, menurutnya adalah keadaan sehat baik secara fisik mantal dan pikiran, pembangunan kesehatan bukan hanya dari Dinas.

“Tujuanya adalan meningkatkan kesadaran kemauan dan kemampauam hidup sehat bagi setiap orang dan disarankan agar anggota keluarga tidak ada yang merokok karena satu bang rokok dibakar 4000 zat kimia beracun dan 43 diantaranya mengandung zat karsinogenik, penyakit akibat rokok adalah stroke, penyakit jantung, kanker paru/ tenggorokan, penyakit paru kronis, tekanan darah tinggi, ganguan kehamilan dan janin serta impotensi,”ujarnya.

Dalam pencanangan ini turut hadir dr. Kohar Hadi Susilo (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim),  Drs. H Indartato, MM (Bupati Pacitan), Drs. H Yudi Sumbogo (Wakil Bupati Pacitan) , Drs. Suko Wiyono, MM (Sekda Kab. Pacitan),  Indarta Nurbayu Aji (Ketua Komisi II DPRD Pacitan).

Kemudian juga camat se Kabupaten Pacitan, Kepala UPT Dinas Kesehatan se Kabupaten Pacitan dan Kepala Desa dan Kelurahan se Kab. Pacitan. Dalam kesempatan ini juga digelar, deklarasi Santun Mapan yang oleh kepala Desa  Bukuharjo Kecamatan Ngadirojo, Desa Ngile Kecamatan Tulakan, Desa Kebonagung Kebonagung dan penyerahan piagam oleh Bupati Pacitan. (MR01)